Pada curah hujan tinggi melebihi 200 mm per bulan, jamur penyebab bulai berkembang pesat melalui spora yang menyebar pada malam hari dan menginfeksi daun muda tanaman umur 10 sampai 30 hari setelah tanam. Gejala khasnya berupa garis-garis kekuningan membujur sejajar tulang daun yang disertai lapisan tepung putih di permukaan bawah daun pada pagi hari sekitar pukul 05.00 hingga 07.00.
Penyakit bercak daun umum menyerang saat tanaman memasuki fase generatif umur 45 hingga 75 hari setelah tanam dengan gejala bercak cokelat keabu-abuan berbentuk oval memanjang seperti cerutu sepanjang 5 hingga 15 cm. Sementara itu, busuk pelepah menginfeksi pelepah daun dekat permukaan tanah dengan gejala bercak kemerahan atau kecokelatan yang membesar membentuk pola berselang-seling mirip kulit ular.
Pengendalian terpadu harus segera diterapkan dengan memusnahkan tanaman terinfeksi bulai secara total, mengatur jarak tanam minimal 70 cm x 20 cm untuk meminimalisasi kelembapan tajuk, serta mengaplikasikan agen hayati Trichoderma harzianum atau Bacillus subtilis secara berkala setiap 7 hari sekali selama periode hujan lebat.





