Panduan Pemupukan Jagung Tepat Waktu dan Dosis Sesuai Fase Tumbuh

Pemupukan jagung yang efektif dilakukan secara bertahap dalam tiga fase utama pertumbuhan untuk memaksimalkan hasil panen dan bobot tongkol.

Jawaban singkat

Pemupukan dasar jagung dilakukan saat olah tanah atau bersamaan dengan penanaman benih pada umur 0 hari setelah tanam (HST). Sebarkan pupuk organik atau kompos yang sudah matang sebanyak 2 hingga 3 ton per hektar pada lahan 14 hari sebelum tanam. Saat penanaman, berikan pupuk dasar berupa kombinasi Fosfor dan Kalium sebagai modal hara awal perakaran. Letakkan pupuk pada lubang tugal berjarak 5 sentimeter di samping benih dengan kedalaman 5 sentimeter, lalu tutup rapat dengan tanah halus.

Ringkas: Jagung

Cahaya
Cahaya matahari penuh (8-10 jam per hari)
Penyiraman
Cukup pada fase vegetatif, kurangi jelang panen
Musim
Awal musim hujan atau kemarau dengan irigasi
Tingkat Kesulitan
Sedang

Periksa bagian gulungan daun muda secara berkala untuk mendeteksi ulat grayak sejak dini.

Memasuki fase vegetatif awal pada umur 15 hingga 20 HST, tanaman jagung membutuhkan pasokan Nitrogen yang tinggi untuk memicu pembentukan daun dan batang yang kokoh. Pemupukan susulan pertama ini dilakukan dengan mengaplikasikan pupuk Nitrogen dan NPK secara dilarik atau ditugal pada jarak 7 hingga 10 sentimeter dari pangkal batang. Pada musim hujan, lakukan pemupukan saat pagi hari ketika embun telah mengering agar butiran pupuk tidak menempel pada ketiak daun yang dapat menyebabkan pembusukan jaringan.

Fase vegetatif akhir menuju generatif pada umur 35 hingga 45 HST merupakan periode kritis kedua dalam pemupukan jagung. Pada fase ini, tanaman mempersiapkan pembentukan bunga jantan dan tongkol jagung. Berikan kombinasi pupuk Nitrogen dan pupuk Kalium untuk memastikan pengisian biji menjadi padat dan berbobot. Setelah pupuk dimasukkan ke dalam tanah, segera lakukan pembumbunan dengan menimbun tanah ke pangkal batang jagung untuk menutup pupuk sekaligus memperkuat perakaran tanaman.

Penyesuaian pemupukan berdasarkan musim sangat menentukan efisiensi hara di wilayah Indonesia. Pada musim kemarau dengan fasilitas irigasi, lakukan penyiraman sebanyak 1 hingga 2 kali seminggu segera setelah pemupukan agar pupuk cepat terlarut dan terserap akar. Sebaliknya, pada musim hujan tinggi, pastikan parit drainase bedengan berfungsi baik agar pupuk tidak terendam air yang memicu pencucian hara Nitrogen ke lapisan tanah bawah.

Langkah-langkah

  1. Aplikasi Pemupukan Dasar: Masukkan pupuk organik matang saat olah tanah, lalu berikan pupuk starter Fosfor dan Kalium di samping lubang tanam berjarak 5 cm saat penanaman benih.
  2. Aplikasi Pupuk Susulan I (15-20 HST): Buat larikan atau lubang tugal sejauh 7-10 cm dari batang jagung, masukkan pupuk sumber Nitrogen dan NPK, lalu tutup kembali dengan tanah.
  3. Aplikasi Pupuk Susulan II (35-45 HST): Tugal pupuk Nitrogen dan Kalium pada jarak 10-15 cm dari batang sebelum fase pembungaan dimulai.
  4. Pembumbunan dan Pengairan Pasca-Pemupukan: Bumbun tanah ke pangkal batang jagung untuk menutup pupuk dan siram lahan jika kondisi tanah dalam keadaan kering.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Bolehkah pupuk ditabur langsung di atas permukaan tanah tanpa ditutup?

Tidak disarankan. Menabur pupuk di permukaan tanah membuat pupuk Nitrogen mudah menguap akibat panas matahari atau terhanyut air hujan. Selalu tugal atau larik lalu tutup dengan tanah.

Apakah jagung manis dan jagung pakan membutuhkan jadwal pemupukan yang sama?

Prinsip fase pemupukannya sama, namun jagung manis membutuhkan kepastian pasokan Kalium dan Nitrogen yang cukup pada fase pengisian biji untuk memaksimalkan kadar gula dan kesegaran tongkol.

Kapan waktu terbaik memberikan pupuk kandang pada tanaman jagung?

Pupuk kandang yang sudah terkomposisi matang sempurna sebaiknya diberikan 7 hingga 14 hari sebelum tanam bersamaan dengan proses pengolahan tanah pertama.

Mengapa daun jagung justru terlihat layu atau terbakar setelah dipupuk?

Kondisi tersebut terjadi akibat plasmolisis (stres garam) karena posisi pupuk terlalu dekat dengan akar/batang, atau pemberian pupuk dilakukan saat tanah sangat kering tanpa penyiraman.

Apakah pupuk daun (foliar) bisa menggantikan pemupukan tanah pada jagung?

Tidak bisa. Pupuk daun hanya berfungsi sebagai pelengkap hara mikro. Kebutuhan hara makro utama jagung tetap wajib dipenuhi melalui pemupukan tanah.

Lebih lanjut tentang Jagung

Panduan terkait

Pemupukan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.