Jagung, Cara Menanam Jagung dari Awal sampai Panen Lengkap
Nascimento Jr. / Pexels

Cara Menanam Jagung dari Awal sampai Panen Lengkap

Menanam jagung dapat dilakukan sepanjang tahun di Indonesia dengan teknik pengolahan tanah yang tepat, pengaturan jarak tanam presisi, dan perawatan berkala hingga panen tiba.

Jawaban singkat

Pengolahan tanah awal dilakukan 10 sampai 14 hari sebelum tanam dengan membajak tanah sedalam 20 sampai 30 cm dan menambahkan 5 sampai 10 ton pupuk kandang matang per hektar. Di lahan sawah tadah hujan maupun ladang, buat guludan setinggi 20 cm dengan lebar 80 cm untuk mencegah genangan air saat musim hujan tiba.

Ringkas: Jagung

Cahaya
Cahaya matahari penuh (8-10 jam per hari)
Penyiraman
Cukup pada fase vegetatif, kurangi jelang panen
Musim
Awal musim hujan atau kemarau dengan irigasi
Tingkat Kesulitan
Sedang

Periksa bagian gulungan daun muda secara berkala untuk mendeteksi ulat grayak sejak dini.

Penanaman benih jagung hibrida atau komposit dilakukan dengan membuat lubang tanam setinggi 3 sampai 5 cm. Jarak tanam ideal pada musim kemarau adalah 75 cm x 20 cm dengan 1 biji per lubang, sedangkan pada musim hujan disarankan 75 cm x 25 cm untuk menjaga sirkulasi udara mikro dan mengurangi kelembapan berlebih.

Pengairan dilakukan secara intensif pada fase kritis, yaitu saat perkecambahan pada umur 0 sampai 10 HST, pembentukan bunga pada umur 35 sampai 45 HST, dan pengisian biji pada umur 60 sampai 75 HST. Pembumbunan atau penimbunan tanah ke pangkal batang dilakukan pada umur 25 sampai 30 HST bersamaan dengan penyiangan gulma agar tanaman tegak kokoh dan akar udara berkembang maksimal.

Panen jagung manis biasanya dilakukan pada umur 65 sampai 75 HST ketika rambut jagung berwarna cokelat kehitaman dan bijinya terasa empuk berair saat ditekan. Untuk jagung pakan atau biji kering, panen dilakukan pada umur 100 sampai 110 HST saat kelobot mengering sempurna berwarna cokelat dan terbentuk lapisan hitam (black layer) pada pangkal biji.

Langkah-langkah

  1. Olah tanah sedalam 20 sampai 30 cm dan campurkan bahan organik, lalu buat bedengan atau guludan dengan drainase yang baik.
  2. Tanam 1 biji benih unggul per lubang tanam dengan kedalaman 3 sampai 5 cm, lalu tutup tipis menggunakan tanah halus atau kompos.
  3. Lakukan pembumbunan dan penyiangan pada umur 25 sampai 30 hari setelah tanam untuk memperkuat perakaran dan menekan gulma.
  4. Atur pengairan teratur terutama saat fase berbunga dan pengisian tongkol, serta pastikan lahan bebas dari genangan air.
  5. Lakukan pemanenan tepat waktu sesuai jenis jagung, baik jagung manis untuk konsumsi segar maupun jagung pipil kering.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa beda jarak tanam jagung di musim hujan dan musim kemarau?

Pada musim hujan gunakan jarak tanam 75x25 cm agar sirkulasi udara lancar dan menekan pertumbuhan jamur, sedangkan pada musim kemarau bisa dipadatkan menjadi 75x20 cm.

Mengapa tanaman jagung bisa roboh sebelum waktunya?

Penyebab utama adalah kurang pembumbunan tanah di pangkal batang, terpaan angin kencang, atau perakaran yang dangkal akibat tanah terlalu keras.

Bisakah menanam jagung di dalam pot atau polibag?

Bisa, gunakan polibag minimal ukuran diameter 40 cm dengan media tanam gembur dan tanam 1 tanaman per polibag agar nutrisi terpenuhi.

Kapan waktu terbaik menyiram tanaman jagung?

Penyiraman paling efektif dilakukan pada pagi hari sebelum jam 09.00 atau sore hari setelah jam 16.00 saat suhu tanah tidak terlalu panas.

Lebih lanjut tentang Jagung

Panduan terkait

Cara Menanam, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.