Jagung, Daun Jagung Menguning: Penyebab dan Cara Mengatasinya
Nascimento Jr. / Pexels

Daun Jagung Menguning: Penyebab dan Cara Mengatasinya

Gejala daun jagung menguning pada musim kemarau umumnya disebabkan oleh kekurangan hara nitrogen, stres kekeringan, atau serangan penyakit bulai dan virus.

Jawaban singkat

Pada musim kemarau di Indonesia, masalah daun jagung menguning sering dijumpai pada fase vegetatif umur 15 sampai 45 hari setelah tanam. Kondisi tanah yang kering memicu terhambatnya penyerapan unsur hara mikro dan makro, terutama nitrogen yang membutuhkan kelembapan tanah cukup untuk dapat diserap oleh sistem perakaran tanaman secara optimal.

Ringkas: Jagung

Cahaya
Cahaya matahari penuh (8-10 jam per hari)
Penyiraman
Cukup pada fase vegetatif, kurangi jelang panen
Musim
Awal musim hujan atau kemarau dengan irigasi
Tingkat Kesulitan
Sedang

Periksa bagian gulungan daun muda secara berkala untuk mendeteksi ulat grayak sejak dini.

Diagnosis yang tepat sangat krusial karena pola kuning pada daun memberikan petunjuk berbeda. Klorosis yang dimulai dari pucuk daun tua membentuk huruf V terbalik menandakan defisiensi nitrogen, sedangkan garis-garis kuning memanjang dari pangkal hingga ujung daun muda mengindikasikan infeksi jamur bulai yang marak saat kelembapan udara malam hari tetap tinggi.

Pengairan yang tidak teratur di musim kemarau, seperti penyiraman berjarak lebih dari 7 sampai 10 hari pada tanah berpasir, dapat memperparah stres fisiologis tanaman jagung. Pembakaran jaringan daun akibat sinar matahari terik juga sering mengelabui petani, di mana bagian tepi daun tampak menguning lalu mengering kusam secara mendadak.

Pencegahan dan penanganan dini dilakukan dengan mengatur jadwal irigasi selang 4 sampai 5 hari sekali pada fase kritis pembentukan tongkol, serta melakukan pergiliran tanaman secara konsisten. Pemberian bahan organik seperti kompos matang sebanyak 5 sampai 10 ton per hektar sebelum tanam sangat membantu meningkatkan kapasitas ikat air tanah di lahan kering.

Penyebab & Cara Mengatasi

Defisiensi Nitrogen

Ciri: Daun tua bagian bawah menguning membentuk pola V terbalik dari ujung menuju tulang daun tengah.

Solusi: Lakukan penyiraman secukupnya lalu berikan pemupukan unsur nitrogen saat tanah dalam kondisi lembap.

Stres Kekeringan

Ciri: Seluruh daun menggulung ke dalam pada siang hari dan warna hijau memudar menjadi kuning kusam merata.

Solusi: Terapkan irigasi alur setiap 4 sampai 5 hari sekali dan tambahkan penutup tanah organik seperti jerami.

Penyakit Bulai

Ciri: Garis klorotik kuning memanjang sejajar tulang daun pada daun muda, terdapat lapisan tepung putih di permukaan bawah daun saat pagi.

Solusi: Cabut dan musnahkan tanaman yang terinfeksi berat agar tidak menulari tanaman sehat lainnya.

Defisiensi Kalium

Ciri: Pinggir atau tepi daun tua menguning lalu berubah cokelat seperti terbakar.

Solusi: Berikan pemupukan susulan kaya kalium dan jaga aerasi tanah agar perakaran berkembang baik.

Langkah-langkah

  1. Amati pola menguning pada daun jagung mulai dari daun terbawah hingga daun paling muda di pagi hari.
  2. Periksa kelembapan tanah hingga kedalaman 10 cm untuk memastikan apakah tanaman mengalami cekaman air.
  3. Pisahkan atau cabut tanaman yang menunjukkan gejala penyakit menular seperti bulai agar tidak menyebar.
  4. Atur kembali jadwal irigasi dan berikan nutrisi susulan secara seimbang saat kelembapan tanah ideal.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah daun jagung menguning pada bagian bawah selalu menandakan tanaman akan mati?

Tidak selalu. Jika menguning hanya pada 1 sampai 2 daun paling bawah pada fase pengisian biji, itu adalah proses penuaan alami. Namun pada tanaman muda, itu tanda kekurangan nitrogen atau air.

Bisakah air irigasi yang tergenang menyebabkan daun jagung kuning?

Ya, air tergenang mengurangi oksigen di area perakaran sehingga akar membusuk dan gagal menyerap nutrisi, menyebabkan daun menguning.

Mengapa daun jagung baru yang muncul berwarna kuning pucat hampir putih?

Gejala ini biasanya disebabkan oleh defisiensi unsur hara mikro seperti besi atau seng, atau akibat infeksi penyakit bulai sejak fase awal.

Apakah penggunaan mulsa efektif mencegah daun jagung menguning di musim kemarau?

Sangat efektif. Mulsa membantu menjaga suhu tanah tetap stabil dan mempertahankan kelembapan sehingga akar dapat menyerap nutrisi dengan baik.

Bagaimana membedakan kuning karena nutrisi dan kuning karena virus?

Kuning karena nutrisi memiliki pola simetris dan teratur. Kuning karena virus biasanya berbentuk bercak mozaik tidak beraturan dan disertai daun mengerut.

Lebih lanjut tentang Jagung

Panduan terkait

Daun Menguning, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.