Gejala serangan biasanya muncul pada umur 14 hingga 30 hari setelah tanam. Gejala umum meliputi timbulnya garis-garis kuning kecokelatan pada helaian daun, bisul jingga akibat karat, hingga lapisan putih menyerupai tepung. Pengaturan jarak tanam ideal seperti 20 x 15 cm sangat penting untuk menjaga sirkulasi udara di dalam kanopi tanaman agar tidak terlalu lembap.
Langkah pencegahan utama dilakukan dengan membuat parit drainase sedalam 20 sampai 25 cm di sekeliling bedengan setiap jarak 2 meter. Pembuatan saluran air ini mencegah terjadinya genangan air yang memicu pembusukan akar dan mempercepat penyebaran spora jamur dari tanah ke bagian bawah daun jelai.
Jika kerusakan daun mencapai lebih dari 10 persen, penyemprotan agens hayati seperti Trichoderma sp. atau ekstrak daun mimba dapat dilakukan setiap 7 hari sekali pada pagi hari. Apabila serangan meluas, gunakan fungisida terdaftar sesuai arahan petunjuk kemasan dan konsultasikan dengan petugas penyuluh setempat.