Pengangkatan umbi porang disarankan dilakukan saat dormansi penuh telah berlangsung selama 2 hingga 4 minggu agar kandungan glukomanan mencapai puncaknya dan kadar air dalam umbi menurun. Untuk menghasilkan umbi produksi berkategori super dengan berat minimal 1,5 hingga 2 kilogram per umbi, petani umumnya melakukan pemeliharaan selama 2 musim tanam dengan membiarkan dormansi pertama berlalu tanpa membongkar umbi.
Cara penggalian umbi porang harus dilakukan secara hati-hati menggunakan cangkul atau garpu tanah dengan jarak minimal 15 hingga 20 sentimeter dari pangkal batang yang telah roboh. Penggalian dilakukan mengelilingi rumpun tanaman hingga kedalaman 30 sentimeter agar umbi tidak tergores atau terpotong, karena luka fisik pada umbi dapat memicu infeksi jamur pembusuk selama masa penyimpanan.
Setelah dibongkar, umbi porang disortir berdasarkan berat serta kondisi fisiknya, kemudian dibersihkan dari sisa tanah yang menempel tanpa menggunakan air mengalir. Umbi selanjutnya dikeringanginkan di ruangan berpenutup dengan sirkulasi udara baik selama 3 hingga 5 hari pada suhu ruang sebelum dipasarkan atau diolah lebih lanjut menjadi chip kering.