Perawatan bibit semangka dimulai dengan penyiraman rutin dua kali sehari pada minggu pertama menggunakan air bersih tanpa pupuk kimia. Ketika tanaman memasuki usia dua hingga tiga minggu setelah tanam, lakukan pemupukan susulan pertama menggunakan pupuk kaya unsur nitrogen secara kocor dengan frekuensi satu minggu sekali untuk merangsang pertumbuhan sulur dan daun.
Memasuki fase pembungaan pada umur empat hingga lima minggu, alihkan nutrisi tanaman menggunakan pupuk yang kaya unsur fosfor dan kalium untuk memperkuat bunga serta mencegah kerontokan. Lakukan penyerbukan buatan secara manual pada pagi hari sekitar pukul delapan hingga sepuluh pagi dengan cara mempertemukan bunga jantan dan betina agar persentase buah jadi meningkat secara signifikan.
Menjelang masa panen saat tanaman berusia dua hingga tiga bulan, kurangi frekuensi penyiraman secara bertahap agar kadar gula dalam buah semangka terkonsentrasi dengan baik dan daging buah tidak berair. Pangkas sulur yang tidak produktif dan biarkan maksimal tiga buah terbaik pada setiap tanaman untuk memastikan ukuran dan kualitas manisnya optimal saat siap dipetik.