Semangka, Cara Merawat Semangka Agar Subur, Berbuah Besar, dan Sehat
Dr.Vivasayam YouTube Channel / Pexels

Cara Merawat Semangka Agar Subur, Berbuah Besar, dan Sehat

Panduan praktis cara merawat semangka agar tumbuh subur, bebas hama penyakit, dan menghasilkan buah yang manis serta berukuran optimal.

Jawaban singkat

Budidaya semangka di Indonesia memerlukan pencahayaan matahari penuh sekitar 6 hingga 8 jam sehari dan kondisi lahan yang berdrainase baik. Perawatan tanaman dimulai sejak fase awal pertumbuhan dengan memastikan bedengan tetap lembap namun tidak tergenang, terutama saat memasuki perubahan musim hujan dan kemarau.

Ringkas: Semangka

Cahaya
Penuh minimal 8 jam sehari
Penyiraman
Sedang, jaga kelembapan tanah tanpa genangan
Musim
sepanjang-tahun
Tingkat Kesulitan
Sedang

Membutuhkan ketelatenan dalam seleksi buah dan penyerbukan buatan.

Penyiraman dilakukan secara teratur 1 hingga 2 kali sehari pada pagi dan sore hari sebanyak 500 hingga 1000 ml per tanaman selama fase vegetatif. Memasuki fase pembentukan buah hingga pematangan, intensitas penyiraman dikurangi secara bertahap untuk mencegah buah pecah serta meningkatkan akumulasi kadar gula di dalam daging buah.

Pemupukan berimbang sangat penting untuk menunjang pertumbuhan vegetatif dan generatif. Berikan pupuk kandang matang sebanyak 2 hingga 3 kg per lubang tanam sebagai pupuk dasar, dilanjutkan pemberian pupuk NPK pada umur 10, 20, dan 35 hari setelah tanam. Tambahkan unsur Kalsium dan Kalium saat pembentukan buah untuk memperkuat kulit buah dan menambah rasa manis.

Lakukan pemangkasan cabang sekunder untuk mengarahkan nutrisi ke sulur utama dan cegah tanaman terlalu rimbun yang memicu kelembapan tinggi. Penjarangan buah juga perlu dilakukan dengan menyisakan 1 hingga 2 buah terbaik per tanaman pada ruas ke-12 hingga 15 agar ukuran buah berkembang maksimal.

Langkah-langkah

  1. Penyiraman Teratur: Siram tanaman secara rutin 1-2 kali sehari pada fase vegetatif dan kurangi frekuensi saat mendekati pemanenan.
  2. Pemupukan Berkala: Aplikasikan pupuk susulan sesuai fase tumbuh tanaman dengan memperhatikan keseimbangan unsur Nitrogen, Fosfat, dan Kalium.
  3. Pemangkasan Sulur dan Penjarangan Buah: Pangkas cabang samping yang tidak produktif dan sisakan 1-2 calon buah terbaik per tanaman.
  4. Pembalikan dan Pemberian Alas Buah: Buat alas jerami di bawah buah dan balik posisi buah setiap 5-7 hari agar pematangan serta warna kulit merata.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa kali penyiraman semangka yang ideal?

Pada fase awal hingga berbunga, siram 1-2 kali sehari. Kurangi saat pembentukan buah dan hentikan beberapa hari sebelum panen.

Mengapa buah semangka hambar dan tidak manis?

Hal ini biasanya disebabkan oleh pemberian air yang berlebihan menjelang panen atau kurangnya asupan pupuk unsur Kalium.

Berapa banyak buah semangka yang dipelihara dalam satu pohon?

Disarankan memelihara 1 hingga 2 buah terbaik per pohon agar distribusi nutrisi optimal dan buah bisa tumbuh besar.

Bagaimana tanda buah semangka sudah siap dipanen?

Panen dilakukan saat sulur di dekat pangkal buah mengering, warna lingkaran bawah buah menjadi kuning krem, dan berbunyi menggema redup saat ditepuk.

Bagaimana mencegah pembusukan pada bagian buah yang menyentuh tanah?

Letakkan alas berupa jerami kering, bilah bambu, atau papan kayu di bawah buah semangka agar tidak bersentuhan langsung dengan tanah basah.

Lebih lanjut tentang Semangka

Panduan terkait

Perawatan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.