Panduan Lengkap Pemupukan Matoa agar Rajin Berbuah dan Lebat

Pemupukan matoa secara teratur menggunakan kombinasi pupuk organik dan anorganik seimbang sesuai fase pertumbuhan adalah kunci utama agar pohon cepat berbuah lebat.

Jawaban singkat

Fase awal pertumbuhan pohon matoa muda usia 1 sampai 3 tahun membutuhkan pupuk organik dasar seperti pupuk kandang sapi atau kambing sebanyak 10 sampai 15 kg per pohon. Pupuk ini diberikan setiap 6 bulan sekali pada awal dan akhir musim hujan. Selain itu, berikan pupuk NPK seimbang dengan frekuensi 3 bulan sekali sebanyak 100 sampai 250 gram per pohon melingkar sesuai tajuk daun untuk mempercepat pembentukan tajuk dan perakaran.

Ringkas: Matoa

Cahaya
Sinar matahari penuh (8 sampai 10 jam sehari)
Penyiraman
Sedang, siram 1-2 kali sehari saat musim kemarau
Musim
Panen utama pada November hingga Januari
Tingkat Kesulitan
Sedang

Pohon dapat tumbuh sangat besar sehingga memerlukan area tanam yang luas dan bebas dari bangunan.

Memasuki usia produktif 4 tahun ke atas, pola pemupukan bergeser dari fokus vegetatif ke generatif. Saat memasuki masa peralihan ke musim kemarau, kurangi porsi nitrogen dan tingkatkan unsur fosfor serta kalium untuk merangsang pembungaan. Pemberian kompos atau pupuk hayati sebanyak 20 sampai 30 kg per pohon disebar di parit melingkar sejauh 1 hingga 1,5 meter dari batang utama setiap awal musim hujan.

Pada fase pembentukan buah, pemupukan kalium tinggi sangat krusial agar daging buah matoa tebal, manis, dan tidak mudah rontok. Berikan pupuk pendukung pembentukan buah sebanyak 300 sampai 500 gram per pohon pada saat bunga selesai mekar dan membentuk pentil buah. Penyiraman yang cukup sebanyak 20 sampai 30 liter per pohon setiap 2 hari sekali selama musim kemarau menyertainya agar nutrisi terserap optimal.

Untuk perawatan tanah dan pemupukan tambahan, aplikasi pupuk organik cair (POC) dapat disemprotkan ke daun setiap 2 sampai 4 minggu sekali pada pagi hari pukul 06.00 sampai 09.00. Penambahan kapur pertanian sebanyak 1 sampai 2 kg per pohon disebar 1 tahun sekali jika pH tanah di bawah 5,5 untuk menjaga ketersediaan hara mikro di dalam tanah tropis Indonesia.

Langkah-langkah

  1. Buat parit melingkar selebar 20 cm dengan kedalaman 15 sampai 20 cm tepat di bawah lingkar luar tajuk kanopi pohon matoa.
  2. Taburkan pupuk kandang matang yang sudah difermentasi sebanyak 15 sampai 30 kg sesuai umur tanaman secara merata ke dalam parit.
  3. Taburkan pupuk anorganik pelengkap di atas lapisan pupuk organik sesuai dengan dosis petunjuk pada label kemasan.
  4. Tutup kembali parit dengan tanah galian lalu siram dengan air secukupnya agar pupuk melarut dan meresap ke zona perakaran.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kapan waktu terbaik memupuk tanaman matoa?

Waktu terbaik adalah pada awal musim hujan untuk pertumbuhan dan menjelang musim kemarau untuk merangsang pembungaan.

Mengapa bunga matoa sering rontok setelah dipupuk?

Kerontokan bisa terjadi akibat dosis pupuk nitrogen yang terlalu tinggi atau kondisi tanah yang terlalu kering saat pemupukan.

Apakah matoa cocok dipupuk dengan pupuk kandang ayam?

Boleh, namun pastikan pupuk kandang ayam sudah difermentasi matang sempurna agar tidak menimbulkan panas yang membakar akar.

Berapa kali pemupukan matoa dilakukan dalam setahun?

Pemupukan ideal dilakukan 2 hingga 4 kali dalam setahun tergantung pada umur tanaman dan tingkat kesuburan tanah.

Lebih lanjut tentang Matoa

Panduan terkait

Pemupukan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.