Sebagai langkah awal diagnosis, kita harus memeriksa bagian dalam gulungan daun dan tingkat kelembapan tanah di sekitar perakaran. Musim kemarau yang kering sangat disukai oleh beberapa jenis hama spesifik, sementara di sisi lain, akar pisang yang mengalami stress kekeringan ekstrem juga merespons dengan mengeritingkan helai daunnya untuk mengurangi penguapan air.
Untuk mengatasi masalah ini secara efektif, petani perlu mengenali tanda-tanda spesifik penyebabnya agar tindakan penanganan tidak salah sasaran. Pembersihan gulma di sekitar rumpun pisang seluas satu meter persegi setiap dua minggu sekali serta pemberian mulia organik dari jerami setebal sepuluh sentimeter sangat membantu menjaga kelembapan mikro tanah selama musim kemarau panjang.
Apabila penanganan manual dan perbaikan lingkungan tanam belum memberikan hasil maksimal dalam waktu dua minggu, langkah lanjutan perlu diambil. Selalu utamakan keselamatan kerja dan konsultasikan dengan petugas penyuluh pertanian lapangan di Balai Penyuluhan Pertanian setempat sebelum memutuskan menggunakan bahan pengendali organisme pengganggu tanaman.