Pada fase vegetatif awal umur 1 hingga 5 bulan, ketersediaan air sangat krusial untuk pembentukan organ vegetatif. Siram tanaman sebanyak 15 sampai 20 liter air per rumpun setiap 2 hari sekali jika kondisi cuaca kering di musim kemarau. Pemupukan susulan dilakukan berkala setiap 3 bulan sekali menggunakan campuran pupuk makro seimbang. Selalu jaga kebersihan area piringan tanaman sejauh 1,5 meter dari gulma untuk mencegah kompetisi hara tanah.
Ketika pisang berumur 6 bulan, lakukan penjarangan anakan dan sisakan maksimal 3 batang per rumpun, yaitu 1 induk, 1 anakan sedang, dan 1 anakan muda. Saat tanaman memasuki fase generatif dan mengeluarkan jantung pisang, biarkan 8 hingga 10 sisir buah terbentuk sempurna sebelum memotong ujung jantung pisang sekitar 5 cm dari sisir terakhir. Pemasangan tiang penyangga dari bambu sangat disarankan saat buah mulai membesar untuk menopang beban tandan.
Pisang siap dipanen sekitar 3 hingga 4 bulan setelah jantung muncul atau sekitar 11 hingga 13 bulan setelah tanam, ditandai dengan sudut buah yang membulat dan daun bendera yang mulai menguning. Potong tandan pisang menggunakan parang tajam dengan menyisakan tangkai sepanjang 30 cm untuk mempermudah pengangkutan. Segera rebahkan batang induk yang selesai dipanen dan potong menjadi mulsa agar nutrisinya kembali menyuburkan tanah bagi generasi anakan berikutnya.





