Pemupukan susulan diberikan secara rutin setiap 2 bulan sekali menggunakan bahan organik matang sebanyak 10 kilogram per rumpun ditambah pupuk makro yang ditaburkan melingkar sejauh 50 sentimeter dari pangkal batang. Pada musim kemarau, berikan penyiraman sebanyak 20 liter air per pohon setiap 3 hari sekali pada pagi hari agar pertumbuhan buah tidak terganggu kekeringan. Pastikan pembuatan saluran drainase di sekeliling kebun berfungsi dengan baik untuk mencegah genangan air saat curah hujan tinggi.
Pengendalian gulma di sekitar pangkal batang pisang harus dilakukan secara manual dengan mencabut atau menyiangi rumput setiap bulan tanpa melukai akar permukaan yang dangkal. Penimbunan tanah di pangkal rumpun perlu dilakukan setiap awal musim hujan untuk memperkuat cengkeraman akar dan mencegah rebahnya pohon akibat beban tandan buah yang berat. Pemasangan penyangga bambu pada pohon yang sedang berbuah lebat sangat dianjurkan guna menghindari patahnya batang utama ketika diterpa angin kencang.
Panen buah pisang dapat dilakukan setelah 85 hingga 100 hari sejak keluarnya jantung pisang, ditandai dengan buah yang mulai bernas dan sudut buah yang tidak terlalu siku. Potong tandan pisang secara hati-hati menggunakan pisau tajam yang bersih, lalu lakukan pemotongan batang utama yang sudah berbuah setinggi 1 meter dari tanah agar nutrisi terserap oleh tunas pengganti. Perawatan pascapanen yang disiplin ini akan menjamin kesinambungan produksi pisang di kebun Anda sepanjang tahun tanpa henti.