Pisang, Cara Merawat Pisang Agar Subur, Sehat, dan Berbuah Lebat
Robbi F / Pexels

Cara Merawat Pisang Agar Subur, Sehat, dan Berbuah Lebat

Perawatan pisang yang tepat meliputi penjarangan anakan, pemupukan rutin, pemangkasan daun tua, serta pembungkusan tandan untuk menghasilkan buah yang berkualitas.

Jawaban singkat

Perawatan awal pisang dimulai dengan penjarangan anakan agar penyerapan nutrisi tanaman induk tetap optimal. Dalam satu rumpun, idealnya hanya dipelihara 2 hingga 3 batang saja dengan tingkatan umur berjenjang, yaitu satu tanaman induk, satu anakan sedang berumur 3-4 bulan, dan satu anakan muda. Penyiangan daun kering atau tua dilakukan rutin setiap 2 minggu sekali untuk menjaga kebersihan piringan serta memutus siklus hidup hama penyebar penyakit.

Ringkas: Pisang

Cahaya
Sinar matahari penuh sepanjang hari (minimal 6-8 jam)
Penyiraman
Penyiraman rutin saat kemarau, jaga kelembapan tanah tanpa genangan
Musim
Musim hujan
Tingkat Kesulitan
Mudah

Tanaman pisang menyukai tanah gembur kaya bahan organik dan tidak tahan genangan air terlalu lama.

Pengairan dan pemupukan berkala sangat menentukan bobot serta jumlah sisir buah yang dihasilkan. Pada musim kemarau, berikan penyiraman sebanyak 20-30 liter air per rumpun setiap 3 hari sekali agar tanah tetap lembap. Berikan pupuk organik berupa kompos atau pupuk kandang matang sebanyak 10-15 kg per rumpun setiap 4 bulan sekali, dikombinasikan dengan pemupukan susulan pada awal dan akhir musim hujan.

Saat pohon mulai mengeluarkan jantung pisang, lakukan pemotongan bagian ujung jantung ketika sudah berjarak sekitar 15 cm dari sisir buah terakhir yang mekar sempurna. Setelah itu, lakukan pembungkusan (wrapping) tandan buah menggunakan kantong plastik khusus berwarna biru atau karung plastik berlubang sekitar 1-2 minggu setelah mekar untuk melindungi kulit buah dari gigitan serangga dan gesekan daun.

Pemasangan tiang penyangga dari dua bilah bambu bundar wajib dipasang menyilang di bawah tandan saat buah memasuki usia 2-3 bulan sebelum panen agar batang induk tidak roboh akibat beban yang berat. Setelah panen selesai, segera tebang batang induk hingga mendekati tanah lalu cacah menjadi potongan kecil untuk digunakan sebagai mulsa organik di sekeliling piringan tanaman.

Langkah-langkah

  1. Lakukan penjarangan anakan secara berkala untuk menyisakan maksimal 3 batang berjenjang umur per rumpun.
  2. Bersihkan daun-daun tua yang mulai menguning atau mengering menggunakan parang tajam setiap 2 minggu sekali.
  3. Berikan pupuk kandang matang sebanyak 10-15 kg di sekeliling piringan tanaman radius 1 meter setiap 4 bulan sekali.
  4. Potong ujung jantung pisang yang tersisa dan bungkus tandan buah menggunakan kantong pembungkus khusus.
  5. Pasang tiang penyangga dari bambu pada batang yang sedang memikul tandan buah besar.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kapan waktu terbaik memotong jantung pisang?

Pemotongan dilakukan saat jantung pisang sudah tersisa jarak sekitar 10-15 cm dari sisir buah pisang terakhir yang terbentuk sempurna.

Mengapa rumpun pisang tidak boleh dibiarkan terlalu banyak anakan?

Rumpun yang terlalu padat menyebabkan persaingan nutrisi, air, dan cahaya matahari, sehingga buah yang dihasilkan menjadi kecil dan kerdil.

Apa manfaat membungkus tandan buah pisang?

Pembungkusan melindungi kulit buah dari bekas gigitan hama, gesekan daun, dan sinar matahari langsung sehingga warna kulit lebih bersih dan mulus.

Kapan pemupukan susulan pisang sebaiknya dilakukan?

Pemupukan susulan dilakukan interval 3-4 bulan sekali, terutamanya pada awal musim hujan dan akhir musim hujan.

Apakah batang pisang bekas panen boleh dibiarkan menumpuk?

Batang sebaiknya dicacah halus dan dijadikan mulsa di sekeliling piringan, jangan dibiarkan menumpuk utuh karena bisa menjadi sarang hama penggerek.

Lebih lanjut tentang Pisang

Panduan terkait

Perawatan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.