Cara dan Waktu Panen Mundu yang Tepat untuk Hasil Optimal

Panen mundu yang tepat dilakukan saat kulit buah berubah warna dari hijau menjadi kuning keemasan merata dengan tingkat kematangan optimal pada akhir musim hujan.

Jawaban singkat

Pohon mundu (Garcinia dulcis) merupakan tanaman buah langka khas Indonesia yang mulai berbuah sekitar umur 5 hingga 7 tahun dari bibit biji. Di iklim tropis Indonesia, pohon mundu biasanya berbunga pada awal musim kemarau sekitar bulan Mei dan buahnya matang secara bertahap dalam kurun waktu 4 hingga 5 bulan berikutnya. Penentuan panen mundu yang presisi sangat krusial agar mendapatkan cita rasa manis asam yang seimbang serta tekstur daging buah yang kenyal berair.

Ringkas: Mundu

Cahaya
Sinar matahari penuh (6-8 jam sehari)
Penyiraman
Sedang (1-2 kali sehari saat kemarau)
Musim
Awal musim hujan (Oktober-November)
Tingkat Kesulitan
Sedang

Tanaman relatif tahan hama, namun membutuhkan waktu tumbuh yang cukup lama pada fase awal.

Ciri utama buah mundu yang siap dipanen ditandai dengan perubahan warna kulit dari hijau pekat menjadi kuning cerah atau jingga muda secara menyeluruh. Selain warna, aroma khas buah mundu akan tercium manis segar saat dihirup dari jarak 5 hingga 10 sentimeter. Tekstur buah yang siap petik terasa agak lunak ketika ditekan secara perlahan dengan ibu jari, berbeda dengan buah muda yang sangat keras dan kaya akan getah kuning yang lengket.

Frekuensi pemetikan sebaiknya dilakukan 2 hingga 3 hari sekali selama periode puncak pemanenan yang berlangsung sekitar 30 hingga 45 hari. Hindari memanen buah sekaligus dalam satu waktu karena tingkat kematangan pada satu pohon tidak pernah seragam. Pemetikan ideal dilakukan pada pagi hari antara pukul 07.00 hingga 09.00 WIB saat suhu udara masih sejuk untuk meminimalkan laju respirasi dan pembusukan pascapanen.

Dalam satu musim panen, satu pohon mundu dewasa berumur di atas 10 tahun mampu menghasilkan 30 hingga 50 kilogram buah segar. Penanganan pascapanen harus dilakukan dengan cermat karena kulit mundu rentan memar jika tertindih beban lebih dari 2 kilogram dalam wadah angkut. Buah segar yang dipanen dengan tangkai utuh dapat disimpan pada suhu ruang 25 hingga 28 derajat Celsius selama 4 hingga 6 hari sebelum dikonsumsi atau diolah.

Langkah-langkah

  1. Identifikasi Tingkat Kematangan: Periksa perubahan warna kulit buah menjadi kuning keemasan merata dan pastikan getah kuning pada pangkal tangkai sudah berkurang.
  2. Gunakan Alat Potong Steril: Potong tangkai buah menggunakan gunting pangkas buah yang tajam dan bersih, sisakan tangkai sepanjang 0,5 hingga 1 sentimeter.
  3. Waktu Pemetikan yang Tepat: Lakukan pemetikan pada pagi hari pukul 07.00 hingga 09.00 WIB untuk menjaga kesegaran dan mencegah kerusakan tekstur akibat terik matahari.
  4. Wadah Penampungan dan Sortasi: Letakkan buah secara perlahan ke dalam keranjang bersirkulasi udara yang dilapisi daun pisang atau kain lapis tipis dengan kapasitas maksimal 2 susun.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa lama waktu yang dibutuhkan dari bunga mekar hingga panen mundu?

Dari stadium bunga mekar hingga buah mundu matang sempurna dibutuhkan waktu sekitar 4 hingga 5 bulan.

Apakah buah mundu yang dipetik saat masih hijau bisa matang sendiri?

Buah yang dipetik terlalu muda tidak dapat matang sempurna dan akan terasa sangat sepet serta mengeluarkan banyak getah kuning.

Mengapa buah mundu sering bergetah kuning saat dipanen?

Getah kuning merupakan perlindungan alami tanaman keluarga Garcinia. Memotong tangkai menyisakan 1 cm dapat mereduksi keluarnya getah pada daging buah.

Berapa kali pohon mundu dapat dipanen dalam setahun?

Pohon mundu umumnya berbuah satu kali dalam setahun, bertepatan dengan transisi musim kemarau ke musim hujan.

Lebih lanjut tentang Mundu

Panduan terkait

Panen, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.