Cara Mengatasi Daun Mundu Menguning

Masalah daun mundu kuning umumnya disebabkan oleh drainase buruk saat musim hujan, kekurangan unsur hara nitrogen atau zat besi, serta serangan hama penghisap cairan daun.

Jawaban singkat

Pohon mundu (Garcinia dulcis) yang termasuk tanaman buah langka khas Indonesia membutuhkan perhatian ekstra pada kondisi media tanam. Saat musim hujan yang berlangsung antara bulan Oktober hingga April, curah hujan tinggi sering membuat tanah di sekitar perakaran tergenang. Jika drainase kurang baik, akar muda akan mengalami kebusukan sehingga pasokan hara terhenti dan memicu gejala daun mundu kuning secara merata dari daun tua di bagian bawah.

Ringkas: Mundu

Cahaya
Sinar matahari penuh (6-8 jam sehari)
Penyiraman
Sedang (1-2 kali sehari saat kemarau)
Musim
Awal musim hujan (Oktober-November)
Tingkat Kesulitan
Sedang

Tanaman relatif tahan hama, namun membutuhkan waktu tumbuh yang cukup lama pada fase awal.

Sebaliknya, memasuki musim kemarau pada bulan Mei hingga September, kekurangan pasokan air dan defisiensi hara makro seperti nitrogen serta mikro seperti zat besi menjadi pemicu utama klorosis. Tanaman mundu berumur 1 hingga 3 tahun membutuhkan penyiraman rutin 2 kali sehari sebanyak 5 hingga 10 liter per pohon. Pemupukan organik dengan kompos matang sebanyak 10 hingga 15 kilogram per pohon setiap 4 bulan sangat dianjurkan untuk menjaga ketersediaan hara makro dan mikro tanah.

Selain faktor fisiologis, serangan hama seperti kutu perisai dan thrips yang sering melonjak populasinya pada masa peralihan musim dapat merusak jaringan daun. Hama ini mengisap cairan sel daun sehingga timbul bercak kuning tidak teratur yang lama-kelamaan meluas. Sanitasi kebun dengan membersihkan gulma radius 1,5 meter dari pangkal batang dan pemangkasan cabang yang terlalu rimbun setiap 6 bulan sekali efektif mengurangi kelembapan mikro yang disukai hama.

Kondisi pH tanah yang terlalu asam di bawah 5,5 juga mengunci penyerapan unsur zat besi dan magnesium oleh akar mundu. Pengukuran pH tanah secara berkala setiap 6 bulan sekali menggunakan pH meter sangat penting dilakukan. Jika pH terlalu rendah, pemberian kapur pertanian sebanyak 250 hingga 500 gram per meter persegi di sekeliling tajuk dapat memperbaiki struktur tanah dan mengembalikan kesegaran warna hijau daun mundu dalam waktu 3 hingga 4 minggu.

Penyebab & Cara Mengatasi

Drainase Buruk dan Busuk Akar

Ciri: Daun tua menguning merata, tekstur daun layu basah, dan tanah di sekitar perakaran becek atau berbau busuk.

Solusi: Perbaiki saluran drainase di sekitar piringan pohon, buat gundukan tanah setinggi 20 cm, dan kurangi frekuensi penyiraman.

Defisiensi Unsur Hara Nitrogen atau Zat Besi

Ciri: Menguningnya daun muda pada klorosis zat besi (tulang daun tetap hijau) atau menguningnya daun tua secara menyeluruh akibat kurang nitrogen.

Solusi: Berikan pupuk kompos matang 10 hingga 15 kg per pohon dan tambahkan pemupukan hara seimbang sesuai dosis petunjuk kemasan.

Serangan Hama Penghisap (Kutu Perisai/Thrips)

Ciri: Terdapat bintik-bintik kuning tidak teratur pada permukaan daun, bercak lengket embun jelaga, atau hama kecil di balik daun.

Solusi: Semprotkan pestisida nabati berbahan daun mimba atau sabun kalium, dan pangkas bagian daun yang terinfeksi parah.

Kemasaman Tanah Tinggi (pH Terlalu Rendah)

Ciri: Pertumbuhan pucuk terhenti, daun menguning pucat secara perlahan meskipun pemupukan sudah dilakukan.

Solusi: Taburkan kapur pertanian atau dolomit secara merata di bawah tajuk tanaman sesuai dengan hasil pengukuran pH tanah.

Langkah-langkah

  1. Periksa kelembapan media tanam dan kondisi drainase di sekitar pangkal batang pohon mundu.
  2. Ukur nilai pH tanah menggunakan pH meter untuk memastikan keasaman berada pada rentang ideal 6,0 hingga 6,5.
  3. Amati permukaan atas dan bawah daun kuning untuk mendeteksi keberadaan hama penghisap atau gejala serangan penyakit.
  4. Lakukan tindakan perbaikan yang sesuai, mulai dari pembersihan sanitasi piringan, pemangkasan cabang, hingga pemberian kompos atau pengapuran.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah normal jika daun muda mundu berwarna kemerahan lalu menjadi kuning sebelum hijau?

Daun muda mundu memang muncul dengan warna kemerahan atau cokelat muda saat baru trubus, namun bertahap berubah menjadi hijau segar, bukan kuning pucat atau layu.

Seberapa sering pohon mundu harus diberi pupuk organik?

Pemberian pupuk organik seperti kompos atau pupuk kandang matang idealnya dilakukan setiap 3 hingga 4 bulan sekali sebanyak 10 hingga 15 kg per pohon dewasa.

Apakah daun mundu kuning bisa kembali hijau?

Daun yang menguning akibat defisiensi hara ringan atau stres air dapat kembali hijau jika ditangani cepat, tetapi daun yang sudah rusak parah akan gugur dan digantikan daun baru.

Mengapa daun mundu rontok setelah menguning saat musim hujan?

Rontoknya daun kuning saat musim hujan biasanya menandakan terjadi kebusukan akar akibat tanah terlalu becek dan drainase yang tersumbat.

Berapa pH tanah yang ideal untuk pertumbuhan pohon mundu?

Pohon mundu tumbuh optimal pada pH tanah sedikit asam hingga netral, yaitu berkisar antara 6,0 hingga 6,5.

Lebih lanjut tentang Mundu

Panduan terkait

Daun Menguning, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.