Penentuan waktu panen menteng harus dilakukan secara cermat agar didapatkan cita rasa manis keasaman yang segar. Ciri utama buah menteng yang siap dipanen adalah perubahan warna kulit dari hijau muda menjadi kuning langsat atau kuning kecokelatan secara merata pada satu tandan. Secara fisik, ukuran buah matang berdiameter sekitar 2 hingga 3 cm dan tekstur kulitnya terasa sedikit melunak ketika ditekan perlahan dengan ibu jari.
Teknik memetik buah menteng harus memperhatikan keberlanjutan produksi pohon untuk musim berikutnya. Buah menteng tumbuh bergerombol dalam tandan yang menempel pada batang utama atau cabang besar. Gunakan gunting pangkas tanaman yang tajam untuk memotong tangkai tandan buah, dan sisakan tangkai sekitar 2 hingga 3 cm dari pangkal batang agar tidak merusak mata tunas pembungaan masa depan.
Penanganan pascapanen buah menteng sangat penting karena kulit buah ini tergolong rapuh terhadap benturan. Letakkan tandan menteng yang baru dipetik ke dalam keranjang berbantal daun pisang atau kain bersih untuk mencegah memar mekanis. Simpan hasil panen di ruangan bertekanan udara sejuk dengan suhu 25 hingga 28 derajat Celsius, di mana buah segar dapat bertahan dengan kualitas baik selama 3 hingga 5 hari.