Penyiraman rutin menjadi kunci utama dalam menjaga kelembapan media tanam, terutama pada fase awal pertumbuhan vegetatif. Bibit muda berumur di bawah satu tahun memerlukan penyiraman sebanyak 5 sampai 10 liter air per pohon setiap pagi dan sore hari pada musim kemarau, sedangkan pada musim hujan penyiraman cukup disesuaikan agar area perakaran tidak tergenang air.
Pemupukan lanjutan secara berkala dilakukan setiap 3 sampai 4 bulan sekali untuk memastikan ketersediaan nutrisi makro dan mikro tanah. Berikan pupuk kompos terdekomposisi sempurna sebanyak 15 hingga 20 kg per pohon matang yang ditaburkan melingkar searah proyeksi tajuk, ditambah pupuk pelengkap menjelang transisi dari musim kemarau ke musim hujan untuk merangsang pembentukan bunga.
Pengendalian gulma dan pemangkasan sanitasi perlu dijadwalkan secara rutin setiap 2 bulan sekali guna menjaga kesehatan tanaman secara keseluruhan. Pemangkasan tunas air dan cabang yang saling menutupi akan mengoptimalkan penerimaan sinar matahari minimal 6 hingga 8 jam sehari, sehingga tajuk tanaman tumbuh seimbang dan siap menghasilkan buah melimpah pada umur 4 hingga 5 tahun.