Persiapan lahan penanaman dilakukan dengan membuat lubang tanam berukuran 60x60x60 cm setidaknya 2 minggu sebelum bibit dipindahkan. Campurkan tanah galian dengan 10 hingga 15 kg pupuk kandang matang dan biarkan terkena sinar matahari agar patogen tanah mati. Penanaman paling baik dilakukan pada awal musim hujan, sekitar bulan Oktober hingga November, dengan jarak tanam ideal 7x7 meter antar tanaman agar tajuk mundu dapat berkembang sempurna.
Pemeliharaan harian meliputi penyiraman 1 sampai 2 kali sehari pada musim kemarau untuk menjaga kelembapan tanah, terutama saat tanaman masih berumur di bawah 2 tahun. Penyiangan gulma dilakukan berkala dalam radius 1 meter di sekeliling pangkal batang. Pemupukan susulan dengan pupuk organik sebanyak 5 hingga 10 kg per pohon diberikan 2 kali semusim, yaitu pada awal dan akhir musim hujan.
Tanaman mundu yang berasal dari biji umumnya mulai belajar berbuah pada umur 5 hingga 7 tahun, sedangkan bibit vegetatif dapat berbuah lebih cepat pada umur 3 hingga 4 tahun. Buah mundu siap dipanen sekitar 4 hingga 5 bulan setelah pembungaan, ditandai dengan perubahan warna kulit buah dari hijau menjadi kuning cerah atau oranye. Petik buah secara hati-hati menggunakan gunting pangkas agar tidak merusak tangkai dan cabang tempat bunga berikutnya tumbuh.