Teknik memanen arbei sangat menentukan kesegaran buah dan produktivitas tanaman jangka panjang. Hindari menarik atau memetik buah secara langsung menggunakan jari karena kulit arbei sangat tipis dan mudah memar. Gunakan gunting stek kecil yang tajam dan bersih untuk memotong tangkai buah sepanjang 0,5 hingga 1 centimeter di atas kelopak. Sisakan kelopak hijau tetap menempel pada buah agar arbei tidak cepat membusuk dan terinfeksi cendawan pembusuk.
Pada puncak masa berproduksi di dataran tinggi maupun menengah, panen arbei dapat dilakukan setiap 2 hingga 3 hari sekali. Dalam satu rumpun tanaman yang sehat, Anda bisa memanen sekitar 50 hingga 100 gram buah segar per minggu sepanjang tahun. Selama musim hujan, tingkatkan frekuensi pemeriksaan tanaman menjadi setiap hari untuk menyelamatkan buah yang matang agar tidak pecah atau membusuk akibat kelembapan udara tinggi.
Setelah dipetik, segera letakkan buah arbei ke dalam wadah datar berlubang yang dialasi kertas tisu tanpa menumpuknya terlalu tebal, maksimal 2 lapis buah. Jangan mencuci arbei jika tidak langsung dikonsumsi, sebab kadar air di permukaan buah akan mempercepat pembusukan dalam hitungan jam. Simpan arbei pada suhu dingin 2 hingga 4 derajat Celsius di dalam kulkas untuk mempertahankan kesegaran hingga 3 sampai 5 hari pascapanen.