Penyiapan media tanam yang tepat menjadi kunci utama agar akar arbei tidak mudah membusuk. Campurkan tanah topsoil yang subur, sekam bakar, dan pupuk kandang matang dengan perbandingan 2:1:1 ke dalam pot atau polybag berdiameter minimal 20 cm. Pastikan bagian dasar wadah memiliki lubang drainase yang cukup banyak agar sisa air penyiraman dapat mengalir lancar tanpa menggenang.
Perawatan harian tanaman arbei fokus pada menjaga kelembapan media tanam secara konsisten. Lakukan penyiraman sebanyak 1 hingga 2 kali sehari pada pagi dan sore hari saat musim kemarau, serta kurangi frekuensi penyiraman ketika memasuki musim hujan. Pemberian pupuk organik cair tinggi unsur kalium dapat dilakukan setiap 14 hari sekali setelah tanaman berumur 30 hari pascapindah tanam untuk memicu pembentukan Bunga dan memaniskan buah.
Pemanenan buah arbei dapat mulai dilakukan ketika tanaman memasuki usia 60 hingga 90 hari setelah pemindahan bibit. Buah yang siap dipetik ditandai dengan warna merah merata dan aroma khas yang mulai tercium. Lakukan pemetikan secara berkala setiap 2 atau 3 hari sekali menggunakan gunting tanaman yang bersih pada pagi hari agar buah tidak cepat layu dan merangsang pembentukan calon buah baru secara terus-menerus.