Pengamatan rutin minimal dua kali seminggu pada bagian bawah daun dan pucuk muda sangat penting dilakukan agar serangan hama terdeteksi sejak dini. Ketika serangan masih berada di bawah ambang ekonomi, petani dapat mengaplikasikan semprotan air bertekanan atau ekstrak daun mimba dengan konsentrasi 20 hingga 50 gram per liter air setiap 3 sampai 5 hari sekali.
Pada musim hujan, kelembapan tinggi memicu timbulnya hama siput telanjang dan ulat pemakan daun yang bersembunyi di balik mulsa atau dedaunan busuk. Pembersihan gulma serta pemangkasan daun tua setidaknya satu kali seminggu akan mengurangi tempat persembunyian hama dan meningkatkan sirkulasi udara di sekitar perakaran.
Jika populasi hama tidak terkendali dan berpotensi menggagalkan panen, penggunaan pestisida kimia sintetis dapat dipertimbangkan sebagai langkah terakhir. Pilih jenis insektisida atau akarisida yang tepat sasaran, serta selalu patuhi tenggat waktu tunggu panen minimal 7 hingga 14 hari setelah penyemprotan demi keamanan konsumsi.