Penyakit Arbei: Gejala & Cara Mengobati

Penyakit pada tanaman arbei umumnya dipicu oleh kelembapan berlebih dan dapat diatasi dengan sanitasi ketat serta pemangkasan rutin.

Jawaban singkat

Tanaman arbei (Fragaria vesca) sangat disukai karena buahnya yang manis dan aromatik, namun cukup rentan terhadap serangan penyakit jamur dan bakteri di iklim tropis Indonesia. Kelembapan udara yang tinggi, khususnya di atas 80 persen pada masa peralihan dan musim hujan, menciptakan lingkungan ideal bagi spora jamur untuk berkembang pesat dan merusak jaringan tanaman.

Ringkas: Arbei

Cahaya
Sinar matahari pagi 4-6 jam
Penyiraman
Sedang (1-2 kali sehari)
Musim
Sepanjang tahun
Tingkat Kesulitan
Sedang

Sangat peka terhadap media tanah yang tergenang air.

Untuk meminimalkan risiko infeksi, pekebun perlu menerapkan jarak tanam ideal antara 25 hingga 30 centimeter antar tanaman dalam bedengan atau pot. Pemantauan rutin setidaknya 2 kali seminggu sangat dianjurkan guna mendeteksi gejala awal seperti perubahan warna daun atau kemunculan bercak hitam sebelum penyakit menyebar ke seluruh populasi.

Praktik sanitasi kebun harus dilakukan secara konsisten setiap 7 hingga 10 hari dengan memangkas daun-daun tua yang menempel pada media tanam. Seluruh pangkasan sisa tanaman terinfeksi harus segera dibakar atau dibuang jauh dari area pertanaman, bukannya dijadikan kompos segar yang dapat menjadi sumber inokulum baru.

Pengendalian penyakit secara terpadu dapat diperkuat dengan aplikasi agens hayati berbahan aktif Trichoderma harzianum atau Bacillus subtilis yang disemprotkan setiap 14 hari sekali pada musim kemarau dan meningkat menjadi 7 hari sekali saat intensitas hujan tinggi pada bulan November hingga Februari.

Penyebab & Cara Mengatasi

Bercak Daun Miosferela (Mycosphaerella fragariae)

Ciri: Bercak bulat kecil berwarna ungu kemerahan pada daun, yang lama-kelamaan bagian tengahnya berubah menjadi putih atau abu-abu.

Solusi: Pangkas daun terinfeksi, jaga agar daun tidak basah saat penyiraman, dan semprotkan agen hayati berbasis Trichoderma.

Kapang Kelabu / Busuk Buah Botrytis (Botrytis cinerea)

Ciri: Buah matang atau muda membusuk, melunak, dan diselimuti lapisan serbuk halus berwarna abu-abu kecokelatan.

Solusi: Buang buah terinfeksi, pasang mulsa agar buah tidak menyentuh tanah basah, dan tingkatkan sirkulasi udara.

Embun Tepung (Podosphaera aphanis)

Ciri: Lapisan serbuk putih menyerupai tepung pada permukaan bawah daun, menyebabkan tepi daun menggulung ke atas.

Solusi: Pangkas bagian yang parah, kurangi naungan agar tanaman mendapat sinar matahari cukup, dan aplikasikan belerang atau bio-fungisida.

Busuk Akar dan Pangkal Batang (Phytophthora spp.)

Ciri: Tanaman layu mendadak di siang hari, daun berubah kemerahan/cokelat, dan pangkal batang membusuk kehitaman saat dibelah.

Solusi: Perbaiki sistem drainase media tanam agar tidak tergenang, bongkar tanaman yang parah, dan ganti media tanam baru.

Langkah-langkah

  1. Isolasi segera tanaman arbei yang menunjukkan gejala sakit berjarak minimal 3 meter dari populasi tanaman sehat.
  2. Pangkas seluruh bagian daun, tangkai, atau buah yang terinfeksi menggunakan gunting stek yang telah disterilkan dengan alkohol 70 persen.
  3. Atur ulang jarak antar pot menjadi minimal 30 cm dan perbaiki drainase media tanam agar air tidak menggenang di sekitar perakaran.
  4. Semprotkan bio-fungisida hayati pada seluruh bagian tanaman di sore hari sesuai dosis dan petunjuk yang tertera pada kemasan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah penyakit bercak daun pada arbei bisa menular ke tanaman lain?

Ya, spora jamur penyebab bercak daun dapat menyebar melalui percikan air dan angin ke tanaman dalam keluarga Rosaceae seperti stroberi atau mawar.

Mengapa buah arbei cepat membusuk dan berjamur abu-abu saat mendekati panen?

Hal tersebut disebabkan serangan jamur Botrytis cinerea yang sangat menyukai kondisi lembap dan buah matang yang bersentuhan dengan tanah atau air.

Bolehkah memakan buah arbei yang sebagian terkena jamur setelah dipotong bagian yang sakit?

Tidak disarankan, karena hifa atau benang jamur biasanya sudah menyebar ke dalam jaringan buah meskipun belum terlihat secara visual.

Bagaimana membedakan arbei yang kekurangan air dengan yang terkena busuk akar Phytophthora?

Tanaman yang kekurangan air akan segar kembali beberapa jam setelah disiram, sedangkan tanaman terkena busuk akar akan tetap layu dan pangkal batangnya berwarna cokelat kehitaman.

Apakah sinar matahari langsung dapat membantu mengobati penyakit jamur pada arbei?

Sinar matahari langsung selama 6-8 jam sehari membantu mengeringkan permukaan daun lebih cepat sehingga menekan perkecambahan spora jamur.

Lebih lanjut tentang Arbei

Panduan terkait

Penyakit & Solusi, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.