Persiapan lahan dilakukan dengan membuat lubang tanam berukuran 60x60x60 sentimeter setidaknya 2 minggu sebelum bibit ditanam. Tanah galian bagian atas dicampur secara merata dengan 10 hingga 15 kilogram pupuk kandang matang dan 200 gram pupuk dasar fosfat untuk merangsang perkembangan akar muda secara optimal.
Pemeliharaan rutin meliputi penyiraman sebanyak 1 hingga 2 kali sehari selama musim kemarau pada tahun pertama penanaman. Pemupukan susulan diberikan setiap 4 bulan sekali menggunakan kombinasi pupuk organik dan pupuk NPK seimbang sebanyak 250 gram per tanaman pada tahun pertama, lalu jumlahnya dinaikkan secara bertahap seiring bertambahnya usia pohon.
Pohon menteng yang berasal dari perbanyakan vegetatif seperti okulasi atau cangkok biasanya mulai belajar berbuah pada umur 3 hingga 4 tahun. Proses pemanenan dilakukan saat kulit buah berubah warna dari hijau muda menjadi kuning kecokelatan, yang umumnya jatuh pada puncak musim hujan antara bulan Desember hingga Februari.