Masuk ke fase vegetatif aktif saat Philodendron gencar mengeluarkan tunas daun baru setiap dua sampai tiga minggu sekali, pemberian pupuk organik cair atau pupuk lepas lambat menjadi kunci. Lakukan pemupukan cair setiap 14 hari sekali pada pagi hari sebelum jam 9 agar penyerapan stoma daun dan akar maksimal. Penggunaan pupuk lambat urai dengan formula tinggi nitrogen sangat dianjurkan untuk mendukung pembentukan struktur vegetatif yang kokoh.
Memasuki fase pemeliharaan atau dewasa, kebutuhan hara Philodendron cenderung lebih stabil dan konsisten. Pemberian pupuk butiran lambat lepas dapat diaplikasikan setiap tiga hingga enam bulan sekali sebanyak 5 sampai 10 gram per pot berdiameter 20 sentimeter. Saat musim hujan tiba dengan kelembapan udara di atas 80 persen, kurangi pemupukan cair menjadi satu bulan sekali untuk mencegah media tanam terlalu jenuh dan memicu pembusukan akar.
Selain nutrisi makro seperti nitrogen, fosfor, dan kalium, Philodendron juga membutuhkan hara mikro seperti magnesium dan besi untuk mencegah pemucatan jaringan daun. Penyemprotan pupuk daun mikro secara tipis pada permukaan bawah daun dapat dilakukan sebulan sekali. Selalu siram media tanam dengan air bersih terlebih dahulu sebelum memberikan pupuk cair guna menghindari luka bakar pada sistem perakaran tanaman hias ini.






