Philodendron, Cara Menanam Philodendron dari Awal Sampai Panen Stek
Fæ / BY

Cara Menanam Philodendron dari Awal Sampai Panen Stek

Panduan praktis menanam dan merawat Philodendron di iklim tropis Indonesia agar tumbuh rimbun, berdaun segar, dan mudah diperbanyak.

Jawaban singkat

Menanam Philodendron membutuhkan pemahaman dasar mengenai karakter alaminya yang hidup di bawah naungan pohon hutan tropis. Di Indonesia, tanaman hias ini tumbuh sangat subur pada suhu harian 22-30 derajat Celsius dengan pencahayaan tidak langsung atau naungan paranet 70-80 persen. Kunci utama keberhasilan cara menanam philodendron terletak pada penggunaan media tanam yang porous dan tidak menggenang. Buatlah racikan media tanam mandiri dengan mencampurkan sekam bakar, pakis cacah, dan kompos organik menggunakan perbandingan 1:1:1.

Ringkas: Philodendron

Cahaya
Cahaya terang tidak langsung, hindari sinar matahari langsung.
Penyiraman
Siram 2-3 kali seminggu (kemarau), 1-2 kali seminggu (hujan). Jangan biarkan media tergenang.
Musim
Sepanjang tahun, hindari suhu di bawah 18°C.
Tingkat Kesulitan
Mudah

Tanaman ini toleran terhadap kekurangan air, tetapi lebih baik dijaga kelembabannya.

Proses penanaman diawali dengan menyiapkan pot berdiameter 15-20 sentimeter yang memiliki minimal 3-5 lubang drainase lancar di bagian bawahnya. Masukkan racikan media tanam setinggi sepertiga pot, lalu letakkan bibit Philodendron tepat di tengah dengan kedalaman tanam sekitar 5-8 sentimeter dari leher akar. Tutup kembali dengan media tanam sambil ditekan perlahan agar posisi tanaman stabil. Lakukan penyiraman awal sebanyak 300-500 mililiter hingga air mengalir keluar dari dasar pot untuk memadatkan media.

Pemeliharaan harian Philodendron sangat bergantung pada penyesuaian musim di Indonesia. Pada musim kemarau, lakukan penyiraman rutin setiap 2-3 hari sekali sebanyak 250-400 mililiter per pot, sedangkan pada musim hujan penyiraman cukup dilakukan 5-7 hari sekali saat media atas setebal 2-3 sentimeter terasa kering. Pemupukan susulan dapat berikan menggunakan kompos matang atau pupuk NPK seimbang sebanyak 3-5 gram per pot yang diaplikasikan setiap 30 hari sekali.

Proses panen atau perbanyakan Philodendron dapat dilakukan saat tanaman berumur 6-12 bulan dan telah memiliki batang beruas matang dengan akar udara. Potong bagian batang sepanjang 10-15 sentimeter tepat 1-2 sentimeter di bawah buku akar menggunakan pisau steril. Hasil pemotongan ini dapat langsung ditanam ke media baru atau ditaruh dalam wadah berisi air bersih selama 14-21 hari sampai akar baru tumbuh sepanjang 3-5 sentimeter sebelum dipindahkan ke pot.

Langkah-langkah

  1. Penyediaan Media Tanam: Campurkan sekam bakar, pakis cacah, dan kompos organik dengan rasio 1:1:1 hingga merata.
  2. Persiapan Pot dan Bibit: Gunakan pot berdiameter 15-20 cm dengan lubang drainase baik, isi sepertiga pot dengan media tanam.
  3. Penanaman Bibit: Posisikan bibit Philodendron di tengah pot, tutup akar setinggi 5-8 cm, lalu padatkan media secara perlahan.
  4. Penyiraman dan Penyimpaan: Siram dengan air bersih hingga jenuh (300-500 ml), lalu letakkan di tempat teduh bersirkulasi udara baik selama 7 hari.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah Philodendron cocok ditaruh di dalam ruangan?

Sangat cocok, asalkan diletakkan dekat jendela yang mendapat pantulan cahaya terang dan ruangan memiliki sirkulasi udara yang baik.

Berapa kali Philodendron harus dipupuk?

Pemupukan cukup dilakukan 1 kali setiap 30 hari menggunakan pupuk organik atau NPK dosis ringan.

Mengapa daun Philodendron saya bertambah kecil?

Daun memengecil biasanya disebabkan oleh kurangnya intensitas cahaya matahari atau jenis merambat yang belum diberi turus panjatan.

Kapan waktu terbaik untuk mengganti pot (repotting)?

Penggantian pot dilakukan setiap 12-18 bulan sekali atau saat akar sudah memenuhi dasar pot dan keluar dari lubang drainase.

Lebih lanjut tentang Philodendron

Panduan terkait

Cara Menanam, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.