Proses penanaman diawali dengan menyiapkan pot berdiameter 15-20 sentimeter yang memiliki minimal 3-5 lubang drainase lancar di bagian bawahnya. Masukkan racikan media tanam setinggi sepertiga pot, lalu letakkan bibit Philodendron tepat di tengah dengan kedalaman tanam sekitar 5-8 sentimeter dari leher akar. Tutup kembali dengan media tanam sambil ditekan perlahan agar posisi tanaman stabil. Lakukan penyiraman awal sebanyak 300-500 mililiter hingga air mengalir keluar dari dasar pot untuk memadatkan media.
Pemeliharaan harian Philodendron sangat bergantung pada penyesuaian musim di Indonesia. Pada musim kemarau, lakukan penyiraman rutin setiap 2-3 hari sekali sebanyak 250-400 mililiter per pot, sedangkan pada musim hujan penyiraman cukup dilakukan 5-7 hari sekali saat media atas setebal 2-3 sentimeter terasa kering. Pemupukan susulan dapat berikan menggunakan kompos matang atau pupuk NPK seimbang sebanyak 3-5 gram per pot yang diaplikasikan setiap 30 hari sekali.
Proses panen atau perbanyakan Philodendron dapat dilakukan saat tanaman berumur 6-12 bulan dan telah memiliki batang beruas matang dengan akar udara. Potong bagian batang sepanjang 10-15 sentimeter tepat 1-2 sentimeter di bawah buku akar menggunakan pisau steril. Hasil pemotongan ini dapat langsung ditanam ke media baru atau ditaruh dalam wadah berisi air bersih selama 14-21 hari sampai akar baru tumbuh sepanjang 3-5 sentimeter sebelum dipindahkan ke pot.






