Gejala awal ditandai dengan perubahan warna daun bawah menjadi kuning kehitaman, batang melunak di pangkal, serta munculnya bau busuk dari dalam pot. Jika Anda memeriksa sistem akar, akar yang sehat berwarna putih kaku akan berubah menjadi cokelat kehitaman, lembek, dan mudah terkelupas saat disentuh.
Tindakan penanganan darurat harus dilakukan dalam kurun waktu 24 sampai 48 jam setelah gejala terdeteksi agar tanaman tidak mati total. Pemotongan bagian akar yang terinfeksi secara steril serta penggantian media tanam porous menjadi kunci utama menyelamatkan tanaman hias kesayangan Anda.
Untuk pencegahan di musim hujan, penyiraman cukup dilakukan 1 kali setiap 5 hingga 7 hari setelah memastikan media tanam bagian atas sedalam 3 sentimeter benar-benar kering. Penggunaan pot berdrainase baik dengan campuran sekam bakar, pakis, dan perlit sangat direkomendasikan untuk menjaga aerasi perakaran.






