Fase vegetatif (pertumbuhan daun dan cabang): Gunakan pupuk dengan kandungan nitrogen (N) lebih tinggi, misal NPK 15-15-15 atau 20-10-10. Berikan setiap 2 minggu sekali dengan dosis 1 sendok teh per tanaman dewasa (pot diameter 30 cm). Siramkan di sekitar akar lalu siram air bersih. Pada fase ini, hindari pupuk tinggi fosfor (P) karena dapat memicu bunga prematur yang kurang optimal.
Fase pembungaan: Saat tanaman mulai membentuk kuncup bunga, alihkan ke pupuk tinggi fosfor dan kalium, misal NPK 10-30-10 atau 0-50-30 (monokalium fosfat). Berikan setiap 10-14 hari sekali. Untuk merangsang bunga, Anda bisa menambahkan pupuk organik cair seperti ekstrak rumput laut sesuai dosis pada label. Kurangi penyiraman sedikit (biarkan media agak kering) untuk memicu stres ringan yang merangsang pembungaan.
Fase dormansi atau setelah berbunga: Setelah bunga rontok, berikan pupuk seimbang NPK 14-14-14 untuk memulihkan tanaman. Kurangi frekuensi menjadi sebulan sekali. Jangan lupa tambahkan pupuk organik seperti kompos atau pupuk kandang setiap 3 bulan sekali (sekitar 1 genggam per pot) untuk menjaga kesuburan media tanam. Perhatikan juga drainase pot karena bougenville tidak suka genangan air.