Saat tajuk daun sudah rimbun dan tua, alihkan pemupukan ke fase generatif dengan pupuk kaya fosfor dan kalium untuk merangsang pembentukan kuncup bunga. Aplikasikan pupuk tinggi P dan K sebanyak 5 sampai 10 gram per tanaman setiap 2 minggu sekali. Kombinasikan pemupukan generatif ini dengan teknik stres air, yaitu menghentikan penyiraman selama 3 hingga 5 hari sampai daun sedikit layu sebelum disiram kembali.
Ketika bunganya sudah mekar penuh, hentikan pemberian pupuk nitrogen berlebih agar bunga tidak cepat rontok dan berganti menjadi daun. Lakukan pemeliharaan dengan pemberian pupuk mikro lengkap atau pupuk hayati cair 1 bulan sekali pada dosis minimal sesuai petunjuk. Pada musim hujan, kurangi frekuensi pemupukan cair karena risiko pencucian hara oleh air hujan sangat tinggi.
Memasuki musim kemarau yang berlangsung antara April hingga Oktober, pembungaan bougenville akan mencapai puncaknya jika pemupukan fase generatif dilakukan konsisten. Sebaliknya, pada puncak musim hujan di bulan November hingga Februari, fokuskan perawatan pada perbaikan drainase media tanam dan pemberian kapur pertanian sebanyak 1 sendok makan per pot untuk menjaga pH tanah tetap di angka 6,0 sampai 6,5.






