Hama jenis penghisap cairan seperti kutu putih dan kutu daun sering kali menyerang tunas muda serta kuncup bunga bougenville. Serangan ini biasanya meninggalkan cairan lengket bermadu yang menjadi media tumbuh jamur embun jelat berwarna hitam. Pemangkasan sanitasi ranting yang terinfeksi parah setiap 2 minggu sekali dapat memutus siklus hidup hama ini secara signifikan tanpa mengganggu pertumbuhan tanaman.
Pada puncak musim kemarau sekitar bulan Agustus hingga Oktober, kelembapan udara yang rendah sering memicu serangan tungau merah dan ulat pemakan daun. Tungau membuat daun tampak keperakan dan kusam, sementara ulat dapat menghabiskan lembar daun hanya dalam waktu 24 sampai 48 jam. Penyemprotan air bertekanan di pagi hari pukul 07.00 WIB efektif merusak jaring tungau dan meluruhkan ulat kecil.
Pengendalian hama bougenville sebaiknya mengutamakan pendekatan Pengendalian Hama Terpadu (PHT) yang aman bagi lingkungan. Penggunaan bahan alami seperti minyak mimba atau larutan sabun cair dengan konsentrasi 5 ml per liter air dapat diterapkan secara berkala seminggu sekali. Langkah ini menjaga keindahan bunga bougenville sekaligus mempertahankan populasi musuh alami seperti kumbang koksinel di pekarangan Anda.






