Pemupukan susulan secara berkala sangat menentukan jumlah dan mutu buah terong yang dihasilkan. Berikan pupuk organik cair atau pupuk NPK berimbang dengan metode kocor di sekeliling piringan tanaman setiap 7-10 hari sekali mulai umur 14 hari setelah tanam. Saat tanaman mulai membentuk bakal bunga, tingkatkan pemupukan dengan unsur Kalium dan Fosfat tinggi untuk memperkuat tangkai bunga serta mencegah kerontokan bakal buah.
Pemangkasan atau perempelan tunas air di bawah cabang utama (cabang Y) wajib dilakukan secara berkala setiap 2 minggu sekali. Menyisaakan 2-3 cabang utama akan mengoptimalkan sirkulasi udara dan penyerapan intensitas cahaya matahari secara merata. Langkah ini juga efektif mengurangi kelembapan mikro di sekitar pangkal batang yang sering menjadi pemicu utama serangan jamur saat musim hujan.
Pemasangan ajir atau lanjaran bambu setinggi 1,5 meter sebaiknya dilakukan saat tanaman berumur 2-3 minggu sebelum perakaran meluas. Ikat batang utama menggunakan tali secara melingkar membentuk angka delapan agar jaringan batang tidak robek saat menopang beban buah yang berat. Selain itu, lakukan penyiangan gulma di sekitar piringan tanaman setiap 3 minggu sekali untuk mencegah perebutan nutrisi tanah.






