Untuk memulai budidaya, persiapkan media tanam berupa campuran tanah subur, kompos matang, dan arang sekam dengan perbandingan 2:1:1 yang dimasukkan ke dalam pot berlubang atau bak plastik tanpa lubang. Jika menggunakan stek batang sepanjang 10 hingga 15 centimeter, rendam pangkal batang dalam air bersih selama 3 hingga 5 hari hingga akar halus sepanjang 2 centimeter tumbuh sebelum dipindahkan ke media tanam.
Pemeliharaan selada air berfokus pada pemeliharaan kualitas air dan pemberian nutrisi organik berupa pupuk kandang matang atau pupuk cair organik setiap 14 hari sekali. Pastikan air tergenang tidak berbau atau membusuk dengan mengganti air bersih secara berkala 2 kali seminggu untuk mencegah perkembangan jentik nyamuk dan pembusukan akar.
Panen pertama selada air sudah dapat dilakukan pada umur 30 hingga 45 hari setelah tanam dengan cara memotong pucuk muda sepanjang 10 hingga 15 centimeter menggunakan gunting bersih. Pemanenan berkelanjutan dapat dilakukan setiap 10 hingga 14 hari sekali, sehingga satu rumpun tanaman mampu bertahan dan terus memproduksi daun segar hingga beberapa bulan.