Pare, Cara Merawat Pare Agar Subur dan Berbuah Lebat
Tamanna Rumee / Pexels

Cara Merawat Pare Agar Subur dan Berbuah Lebat

Perawatan tanaman pare yang tepat meliputi penyiraman rutin, pembuatan para-para, serta pemangkasan cabang agar tanaman berbuah lebat dan bebas hama.

Jawaban singkat

Pengenalan dan persiapan lahan menjadi kunci awal dalam cara merawat pare yang subur. Tanaman pare (*Momordica charantia*) membutuhkan tanah gembur kaya bahan organik dengan pH netral antara 5,5 sampai 6,5. Di Indonesia, pare dapat ditanam sepanjang tahun, baik pada musim kemarau maupun musim hujan. Untuk penanaman di lahan terbuka saat musim hujan, buatlah bedengan setinggi 20 hingga 30 cm guna mencegah genangan air. Campurkan pupuk kandang matang sebanyak 1 sampai 2 kg per lubang tanam seminggu sebelum bibit dipindahkan.

Ringkas: Pare

Cahaya
Penuh (6-8 jam sehari)
Penyiraman
Sedang (jaga kelembapan tanah, jangan sampai tergenang)
Musim
Sepanjang tahun
Tingkat Kesulitan
Mudah

Sangat responsif terhadap pemupukan organik dan membutuhkan sistem rambatan yang kuat.

Penyiraman dan pemupukan berkala sangat menentukan produktivitas buah pare. Pada musim kemarau, lakukan penyiraman 1 atau 2 kali sehari pada pagi dan sore hari untuk menjaga kelembapan media tanam. Saat musim hujan, penyiraman disesuaikan agar kondisi akar tidak terlalu basah yang dapat memicu pembusukan. Pemberian pupuk susulan berunsur hara lengkap dapat dilakukan setiap 10 sampai 14 hari sekali, dimulai sejak tanaman berumur 2 minggu setelah tanam hingga memasuki masa panen pertama pada umur 50 sampai 60 hari.

Pembuatan para-para dan pemangkasan merupakan tahap krusial dalam merambatnya sulur pare. Tancapkan ajir bambu setinggi 1,5 hingga 2 meter saat tanaman berumur 10 sampai 14 hari agar sulur dapat memanjat dengan rapi. Pemangkasan tunas air atau cabang bawah perlu dilakukan hingga ketinggian 50 cm dari permukaan tanah. Pemangkasan ini berguna memperlancar sirkulasi udara di sekitar pangkal batang, mengurangi risiko penyakit jamur, dan mengarahkan nutrisi ke cabang atas yang lebih produktif menghasilkan bunga.

Pengendalian hama lalat buah dan penyerbukan optimal akan menentukan kualitas hasil panen. Lalat buah sering bertelur pada buah muda, menyebabkan pare membusuk dan gugur sebelum dewasa. Pembungkusan buah menggunakan kertas semen atau plastik berlubang saat buah berukuran sebesar ibu jari sangat efektif mencegah serangan ini. Selain itu, jika populasi serangga penyerbuk di sekitar kebun sedikit, penyerbukan buatan secara manual dapat dilakukan pada pagi hari pukul 06.00 hingga 08.00 untuk memastikan pembentukan buah berhasil.

Langkah-langkah

  1. Pemasangan Ajir dan Para-para: Tancapkan tiang bambu setinggi 1,5 hingga 2 meter di dekat tanaman pada umur 10 sampai 14 hari setelah tanam agar sulur merambat naik.
  2. Penyiraman Teratur: Siram tanaman secara rutin 1 kali sehari pada pagi hari di musim hujan, atau 2 kali sehari pada pagi dan sore di musim kemarau.
  3. Pemangkasan Tunas Air: Pangkas cabang atau tunas liar di bagian batang bawah hingga ketinggian 50 cm dari tanah secara berkala setiap minggu.
  4. Pembungkusan Buah Muda: Bungkus setiap bakal buah pare yang berukuran sebesar ibu jari dengan kertas berpori atau plastik berlubang untuk menghindari serangga.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa umur tanaman pare mulai bisa dipanen?

Pare umumnya mulai dapat dipanen pada umur 50 hingga 60 hari setelah tanam, dan pemetikan dapat dilakukan secara bertahap setiap 2 sampai 3 hari sekali.

Mengapa bunga pare banyak yang gugur sebelum menjadi buah?

Bunga pare rontok biasanya disebabkan oleh kurangnya penyerbukan, kelebihan pupuk nitrogen, kekurangan air pada media tanam, atau serangan hama trips.

Apakah buah pare wajib dibungkus saat dirawat?

Sangat disarankan membungkus buah pare muda untuk melindunginya dari serangan lalat buah yang menjadi hama utama tanaman pare di wilayah tropis.

Berapa jarak tanam yang ideal untuk budidaya pare?

Jarak tanam ideal untuk pare adalah sekitar 50 sampai 60 cm antar tanaman dalam barisan dan 150 hingga 200 cm antar bedengan.

Lebih lanjut tentang Pare

Panduan terkait

Perawatan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.