Tahap awal budidaya dimulai dari persemaian benih. Siapkan media semai halus berupa campuran tanah topsoil, kompos matang, dan arang sekam dengan perbandingan 1:1:1. Tanam benih pakcoy pada kedalaman 0,5 cm di tray semai atau wadah bekas, lalu siram secara perlahan menggunakan sprayer halus 1 hingga 2 kali sehari. Benih akan berkecambah dalam waktu 2 sampai 4 hari dan siap dipindahkan ke media tanam permanen setelah berumur 10 sampai 14 hari atau memiliki 3 hingga 4 helai daun sejati.
Pemindahan bibit dilakukan dengan memilih bibit yang sehat dan kuat pada sore hari untuk mengurangi stres akibat panas matahari. Tanam pakcoy pada pot berdiameter minimal 20 cm atau bedengan dengan jarak tanam 20x20 cm agar kanopi daun dapat mekar maksimal. Lakukan penyiraman rutin 2 kali sehari pada musim kemarau dan 1 kali sehari atau sesuai kondisi media pada musim hujan. Berikan pemupukan susulan berupa pupuk organik cair setiap 7 hari sekali untuk menunjang pertumbuhan vegetatif daun.
Pemanenan pakcoy dapat dilakukan pada umur 30 hingga 40 hari setelah pindah tanam, saat lingkaran daun sudah membesar dan pangkal batang menebal renyah. Cara memanennya cukup memotong pangkal batang dekat tanah dengan pisau tajam atau mencabut seluruh tanaman bersama akarnya. Lakukan pemanenan pada pagi atau sore hari saat suhu tidak terlalu panas agar kebugaran dan kadar air pada daun pakcoy tetap terjaga segar.