Penyiraman pakcoy harus dilakukan secara konsisten 2 kali sehari, yaitu pada pagi hari pukul 07.00 dan sore hari pukul 16.00 dengan volume sekitar 250-500 ml air per tanaman. Hindari menyiram terlalu kencang tepat di bagian pucuk daun muda agar tidak merusak jaringan tanaman yang rentan. Pada musim hujan, frekuensi penyiraman dapat dikurangi menjadi 1 kali sehari atau disesuaikan dengan kelembapan media tanam agar tingkat kebasahan tanah tetap terukur dan tidak terlalu becek.
Pemupukan susulan wajib diberikan secara berkala mulai umur 7, 14, dan 21 hari setelah tanam (HST) menggunakan pupuk organik cair (POC) atau pupuk NPK dengan konsentrasi ringan. Dosis umum pupuk kandang matang yang dicampurkan pada media tanam awal adalah 1 hingga 2 kg per meter persegi. Untuk pupuk susulan cair, aplikasikan sebanyak 100-150 ml per lubang tanam di sekitar perakaran setiap 7 hari sekali untuk memicu pembentukan klorofil daun yang pekat dan segar.
Pengendalian hama seperti ulat grayak dan kutu daun dilakukan secara mekanis atau menggunakan pestisida nabati berbahan ekstrak daun mimba atau bawang putih setiap 3 hingga 5 hari sekali. Pakcoy siap dipanen pada umur 30 sampai 45 HST ketika jumlah daun mencapai 8 hingga 12 helai dan bonggol bawah terlihat padat. Pemanenan dilakukan pagi hari sebelum pukul 08.00 dengan cara mencabut hingga ke akar atau memotong pangkal batang agar kesegaran daun tetap terjaga.