Kondisi cuaca panas terik dengan suhu di atas 32 derajat Celsius pada musim kemarau mempercepat penguapan air tanah dan menurunkan penyerapan hara oleh akar tanaman. Tanaman pakcoy yang kekurangan unsur nitrogen akan mengalami gejala klorosis, di mana daun bagian bawah berubah warna menjadi kuning pucat secara merata sebelum menyebar ke daun muda.
Selain masalah nutrisi dan cekaman panas, infeksi jamur akar serta paparan hama seperti kutu daun (aphids) juga memicu daun pakcoy kuning. Kutu daun yang mengisap cairan pada bagian bawah daun menyebabkan daun melengkung, menguning, dan kerdil, sementara penyiraman berlebihan di siang hari dapat membuat akar membusuk.
Untuk mengatasinya, pemupukan susulan berunsur nitrogen tinggi perlu diberikan setiap 7 hari sekali, diimbangi penyiraman rutin 2 kali sehari pada pagi sebelum pukul 08.00 dan sore setelah pukul 16.00. Pemasangan jaring peneduh (paranet) 50 persen di atas bedengan sangat dianjurkan untuk menekan stres suhu panas ekstrem selama musim kemarau.