Fase vegetatif dimulai sejak benih berkecambah hingga tanaman berumur 30 hari setelah tanam (HST). Pada periode ini, fokus pemupukan bertujuan merangsang pertumbuhan akar, batang, dan daun yang kokoh. Aplikasikan pupuk susulan pertama pada umur 10-14 HST dan susulan kedua pada 25 HST menggunakan pupuk NPK seimbang sebanyak 5 gram per tanaman. Pupuk dikocorkan atau ditugal pada jarak 5 cm dari pangkal batang untuk mencegah kerusakan akar muda.
Memasuki fase generatif pada umur 30 hingga 50 HST, tanaman okra mulai membentuk kuncup bunga dan buah pertama. Pada fase ini, kurangi kadar Nitrogen dan tingkatkan porsi Kalium serta Fosfor untuk memicu pembentukan bunga yang lebat dan meminimalkan kerontokan. Berikan pupuk susulan berkadar Kalium tinggi sebanyak 10 sampai 15 gram per tanaman setiap 10 hingga 14 hari sekali dengan cara ditugal di sekeliling piringan tanaman.
Fase panen berkelanjutan berlangsung dari umur 50 HST hingga 90 HST, di mana buah okra siap dipetik setiap 2 hari sekali. Karena penyerap nutrisi sangat intensif selama masa panen, pemupukan susulan rutin wajib diberikan setiap 2 minggu sekali. Kombinasikan pupuk NPK berkalium tinggi dengan penyiraman pupuk organik cair pada area perakaran guna memperpanjang masa produktivitas tanaman dan menjaga kualitas buah tetap renyah serta mulus.






