Okra, Daun Okra Menguning: Penyebab dan Cara Mengatasinya
Mario Spencer / Pexels

Daun Okra Menguning: Penyebab dan Cara Mengatasinya

Daun okra yang menguning saat musim kemarau dapat disebabkan oleh kekurangan unsur hara, serangan hama penghisap, atau infeksi virus kuning.

Jawaban singkat

Mengenal penyebab daun okra menguning sangat penting agar tindakan perbaikan dapat dilakukan secara tepat, terutama saat memasuki musim kemarau di Indonesia. Pada cuaca panas terik, tanaman okra memerlukan suplai air dan hara yang konsisten. Jika gejala kuning dimulai dari daun tua di bagian bawah secara merata, hal ini umumnya menunjukkan defisiensi unsur hara nitrogen. Penyiraman yang tidak teratur, misalnya kurang dari 1 liter per tanaman per hari saat suhu udara tinggi, akan mempercepat proses penguningan dan merontokkan daun.

Ringkas: Okra

Cahaya
Penuh (6-8 jam sehari)
Penyiraman
Sedang (siram saat tanah mulai kering)
Musim
Sepanjang tahun
Tingkat Kesulitan
Mudah

Tanaman sangat toleran terhadap cuaca panas.

Selain masalah nutrisi, populasi hama penghisap seperti kutu kebul (Bemisia tabaci) dan tungau merah cenderung melonjak tajam pada musim kemarau dengan kelembapan udara di bawah 60%. Serangga ini mengisap cairan sel daun okra sehingga menimbulkan bintik-bintik kuning tidak merata pada permukaan daun. Jika diamati lebih dekat pada umur 20 hingga 40 hari setelah tanam (HST), permukaan bawah daun sering kali dipenuhi koloni serangga kecil atau jaring halus yang merusak jaringan klorofil.

Penyebab lain yang lebih berbahaya adalah penyakit Yellow Vein Mosaic Virus (YVMV) yang ditularkan oleh serangga vektor kutu kebul. Ciri khas infeksi virus ini terlihat dari jala tulang daun yang menebal dan berwarna kuning terang memikat, sementara helai daun di antaranya tetap berwarna hijau atau menyusul kuning. Jika serangan virus ini terjadi sebelum tanaman berumur 35 HST, potensi kehilangan hasil panen buah okra dapat mencapai 70% hingga 90% karena pertumbuhan tanaman terhenti secara permanen.

Untuk mengatasi masalah daun kuning ini, langkah sanitasi lahan dan pemupukan susulan berimbang harus segera diterapkan. Pemberian pupuk organik cair sebanyak 50 ml yang dilarutkan dalam 10 liter air dan dikocorkan seminggu sekali mampu memulihkan kekuningan akibat kurang hara. Sementara itu, untuk menekan penyebaran virus dan hama penghisap, pencabutan tanaman yang terinfeksi parah serta pemasangan perangkap kuning lengket sebanyak 20 unit per hektar sangat efektif dilakukan.

Penyebab & Cara Mengatasi

Defisiensi Nitrogen dan Hara Mikro

Ciri: Daun tua bagian bawah menguning secara merata dari ujung ke pangkal, pertumbuhan lambat, batang kurus.

Solusi: Berikan pemupukan susulan NPK berimbang dan pupuk kandang matang, serta jaga kelembapan tanah dengan penyiraman rutin.

Serangan Kutu Kebul dan Tungau

Ciri: Bintik kekuningan bercak pada helai daun, daun menggulung ke atas, terdapat koloni putih atau sarang halus di balik daun.

Solusi: Semprotkan bahan hayati seperti ekstrak minyak mimba atau larutan sabun nabati pada sore hari secara merata di bawah daun.

Infeksi Virus Yellow Vein Mosaic (YVMV)

Ciri: Tulang daun berubah warna menjadi kuning terang seperti jala keemasan, daun mengkerut, kaku, dan tanaman kerdil.

Solusi: Cabut dan bakar tanaman yang terinfeksi parah agar tidak menular, lalu kendalikan serangga vektornya.

Stres Kekurangan Air (Drought Stress)

Ciri: Daun menguning, terkulai layu di siang hari terik, dan pinggiran daun tampak mengering seperti terbakar.

Solusi: Tingkatkan frekuensi penyiraman menjadi 2 kali sehari (pagi dan sore) serta pasang mulsa jerami di sekitar pangkal batang.

Langkah-langkah

  1. Identifikasi gejala penguningan dengan memeriksa bagian atas dan bawah daun okra pada pagi hari.
  2. Cabut dan musnahkan tanaman yang menunjukkan gejala tulang daun menguning keemasan akibat infeksi virus.
  3. Siram tanaman secara teratur 1-2 kali sehari dengan volume 1-2 liter per lubang tanam selama musim kemarau.
  4. Aplikasikan pupuk susulan kaya nitrogen atau pupuk organik cair seminggu sekali sesuai dosis panduan kemasan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah daun okra yang sudah menguning bisa hijau kembali?

Daun yang menguning akibat kekurangan hara ringan bisa membaik setelah dipupuk, tetapi daun yang terinfeksi virus atau rusak parah tidak bisa pulih dan sebaiknya dipangkas.

Berapa kali penyiraman okra yang ideal saat musim kemarau?

Penyiraman ideal dilakukan 2 kali sehari, yaitu pada pagi hari sebelum jam 8 dan sore hari setelah jam 4.

Apakah virus kuning pada okra bisa menular ke tanaman lain?

Ya, virus ini dapat menular ke tanaman lain sefamili seperti terung dan kapas melalui perantara serangga kutu kebul.

Kapan waktu terbaik memangkas daun okra yang kuning?

Pemangkasan sebaiknya dilakukan pada pagi hari saat cuaca cerah menggunakan gunting pangkas yang bersih dan tajam.

Apakah pupuk kandang bisa menyembuhkan daun okra kuning?

Pupuk kandang matang membantu mengatasi kuning akibat kekurangan nutrisi tanah, namun tidak dapat menyembuhkan infeksi virus.

Lebih lanjut tentang Okra

Panduan terkait

Daun Menguning, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.