Penyiraman okra dilakukan sebanyak 1 hingga 2 kali sehari pada pagi dan sore hari saat musim kemarau, atau disesuaikan saat musim hujan agar tanah tidak terlalu becek. Setiap tanaman membutuhkan sekitar 1 hingga 2 liter air per hari. Pemupukan susulan diberikan mulai umur 14 hari setelah tanam menggunakan pupuk organik cair atau pupuk kompos sebanyak 200 hingga 500 gram per lubang tanam setiap 2 minggu sekali.
Perawatan penting lainnya adalah perempelan atau pemangkasan daun-daun bagian bawah yang sudah tua atau terserang penyakit. Lakukan pemangkasan setiap 10 hingga 14 hari sekali untuk menjaga sirkulasi udara di sekitar pangkal batang dan merangsang pembentukan bunga baru. Penyiangan gulma di sekitar piringan tanaman seluas radius 30 cm juga perlu dilakukan secara berkala agar tidak terjadi perebutan nutrisi.
Panen okra dapat dimulai saat tanaman berumur 50 hingga 60 hari setelah tanam. Buah okra harus dipetik saat berukuran panjang sekitar 7 hingga 10 cm ketika teksturnya masih renyah dan belum berserat keras, biasanya setiap 2 hari sekali. Pemanenan yang teratur akan merangsang tanaman untuk terus menghasilkan buah baru hingga masa produksi berakhir pada umur 4 sampai 5 bulan.






