Okra, Panduan Lengkap Cara Merawat Okra Agar Subur dan Berbuah Lebat
Mario Spencer / Pexels

Panduan Lengkap Cara Merawat Okra Agar Subur dan Berbuah Lebat

Merawat okra agar tumbuh subur dan berproduksi maksimal membutuhkan penyiraman teratur, pemupukan rutin setiap dua minggu, serta pemangkasan daun tua secara berkala.

Jawaban singkat

Okra (Abelmoschus esculentus) merupakan tanaman sayuran iklim tropis yang sangat cocok ditanam di Indonesia sepanjang tahun, baik pada musim hujan maupun kemarau. Tanaman ini membutuhkan paparan sinar matahari penuh minimal 6 hingga 8 jam sehari agar proses pembungaan dan pembuahan berjalan optimal. Lahan tanam sebaiknya gembur dengan pH 6,0 sampai 6,8 serta memiliki drainase yang baik agar sistem perakaran tidak mengalami pembusukan.

Ringkas: Okra

Cahaya
Penuh (6-8 jam sehari)
Penyiraman
Sedang (siram saat tanah mulai kering)
Musim
Sepanjang tahun
Tingkat Kesulitan
Mudah

Tanaman sangat toleran terhadap cuaca panas.

Penyiraman okra dilakukan sebanyak 1 hingga 2 kali sehari pada pagi dan sore hari saat musim kemarau, atau disesuaikan saat musim hujan agar tanah tidak terlalu becek. Setiap tanaman membutuhkan sekitar 1 hingga 2 liter air per hari. Pemupukan susulan diberikan mulai umur 14 hari setelah tanam menggunakan pupuk organik cair atau pupuk kompos sebanyak 200 hingga 500 gram per lubang tanam setiap 2 minggu sekali.

Perawatan penting lainnya adalah perempelan atau pemangkasan daun-daun bagian bawah yang sudah tua atau terserang penyakit. Lakukan pemangkasan setiap 10 hingga 14 hari sekali untuk menjaga sirkulasi udara di sekitar pangkal batang dan merangsang pembentukan bunga baru. Penyiangan gulma di sekitar piringan tanaman seluas radius 30 cm juga perlu dilakukan secara berkala agar tidak terjadi perebutan nutrisi.

Panen okra dapat dimulai saat tanaman berumur 50 hingga 60 hari setelah tanam. Buah okra harus dipetik saat berukuran panjang sekitar 7 hingga 10 cm ketika teksturnya masih renyah dan belum berserat keras, biasanya setiap 2 hari sekali. Pemanenan yang teratur akan merangsang tanaman untuk terus menghasilkan buah baru hingga masa produksi berakhir pada umur 4 sampai 5 bulan.

Langkah-langkah

  1. Olah tanah dengan baik, tambahkan pupuk kompos 1 sampai 2 kg per lubang tanam sebelum menanam benih okra.
  2. Lakukan penyiraman rutin 1 sampai 2 kali sehari, pastikan air mengalir baik dan tidak menggenang di sekitar pangkal batang.
  3. Berikan pemupukan susulan NPK seimbang atau pupuk organik cair setiap 14 hari sekali sesuai dosis petunjuk.
  4. Lakukan pemangkasan daun bagian bawah yang sudah kuning atau tua setiap 2 minggu untuk memicu pembungaan.
  5. Panen buah okra muda berukuran 7 sampai 10 cm setiap 2 hari sekali menggunakan gunting pangkas yang tajam.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa kali okra harus disiram dalam sehari?

Saat musim kemarau disiram 1 sampai 2 kali sehari (pagi dan sore), sedangkan pada musim hujan disesuaikan agar tanah tidak tergenang.

Mengapa buah okra terasa keras dan berserat saat dimakan?

Hal ini terjadi karena buah terlambat dipetik. Okra sebaiknya dipetik saat ukurannya masih muda, sekitar 7 sampai 10 cm.

Pupuk apa yang bagus untuk merangsang pembuahan okra?

Kombinasi pupuk kompos sebagai dasar dan pupuk tinggi fosfor serta kalium saat mulai berbunga sangat efektif meningkatkan hasil buah.

Berapa lama masa panen tanaman okra berlangsung?

Masa panen okra dapat berlangsung selama 2 hingga 3 bulan secara terus-menerus jika tanaman dirawat dan dipetik secara teratur.

Lebih lanjut tentang Okra

Panduan terkait

Perawatan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.