Persiapan lahan dilakukan dengan membuat bedengan selebar 100 centimeter, tinggi 30 centimeter, dan jarak antarbedengan 40 centimeter untuk kelancaran drainase. Tambahkan pupuk kandang sebanyak 1 sampai 2 kilogram per meter persegi saat pengolahan tanah. Lubang tanam dibuat dengan jarak 50 centimeter kali 60 centimeter, kemudian bibit ditanam pada pagi atau sore hari agar tidak layu terkena terik matahari.
Pemeliharaan tanaman meliputi penyiraman teratur setiap hari pada musim kemarau dan pengaturan saluran air saat musim hujan agar tidak ada air menggenang. Pemupukan susulan berunsur nitrogen dan kalium diberikan pada umur 14, 28, dan 42 hari setelah tanam. Pembumbunan tanah dilakukan di sekitar pangkal batang untuk memperkuat perakaran dan menopang bobot tanaman.
Saat krop bunga mulai terbentuk sebesar telur, lakukan teknik pengikatan daun luar ke atas (blanching) untuk melindungi krop dari sinar matahari langsung. Kembang kol siap dipanen pada umur 55 sampai 70 hari setelah tanam ketika krop berdiameter 15 hingga 20 centimeter, berstruktur padat, dan kuntum bunyanya belum mekar.






