Penyiraman merupakan aspek krusial dalam perawatan harian kembang kol, yang harus dilakukan sebanyak dua kali sehari pada fase awal tanam dan fase pembentukan bunga (kepala bunga), terutama di musim kemarau. Pada musim hujan, sistem drainase bedengan harus dibuat sedalam minimal 30 cm untuk mencegah genangan air yang memicu busuk akar dan serangan jamur patogen.
Pemupukan susulan wajib diberikan secara berkala setiap 10 hingga 14 hari sekali menggunakan pupuk kaya nitrogen pada fase vegetatif untuk merangsang pertumbuhan daun yang lebar. Memasuki usia 30 hingga 45 hari setelah tanam, transisikan pemupukan menjadi tinggi fosfor dan kalium guna mendukung pembentukan dan pemadatan bunga.
Perlindungan tanaman dari hama ulat daun dan penyakit busuk hitam harus dilakukan secara preventif melalui sanitasi lahan, pemasangan mulsa plastik hitam perak, serta pemantauan fisik setiap tiga hari sekali. Jika ditemukan gejala serangan, lakukan pemangkasan bagian daun yang sakit dan manfaatkan musuh alami sebelum mempertimbangkan tindakan pengendalian terpadu.