Cara Menanam Gambas dari Awal sampai Panen

Menanam gambas atau oyong membutuhkan persiapan lahan yang gembur, pemanjatan yang kokoh, serta perawatan rutin agar buah berproduksi lebat sepanjang tahun.

Jawaban singkat

Gambas (Luffa acutangula) dapat ditanam sepanjang tahun di dataran rendah hingga menengah dengan paparan sinar matahari penuh selama 6 hingga 8 jam sehari. Olah tanah dengan mencampurkan 2 hingga 3 kg pupuk kandang matang per meter persegi, lalu buat bedengan setinggi 20 hingga 30 cm dengan lebar 100 cm. Tanam benih gambas langsung atau semai terlebih dahulu selama 7 sampai 10 hari, lalu tanam dengan jarak antar-tanaman 50 hingga 60 cm.

Ringkas: Gambas

Cahaya
Sinar matahari penuh (6-8 jam per hari)
Penyiraman
1 kali sehari saat kemarau, sesuaikan saat musim hujan
Musim
Sepanjang tahun
Tingkat Kesulitan
Mudah

Membutuhkan lanjaran atau para-para yang kokoh untuk menopang beban buah merambat.

Karena gambas merupakan tanaman merambat, pasang lanjaran atau para-para dari bambu setinggi 2 meter saat tanaman berumur 10 sampai 14 hari setelah tanam. Penyiraman dilakukan 1 kali sehari pada musim kemarau pada pagi atau sore hari, dan dikurangi saat musim hujan agar media tidak becek. Lakukan pemangkasan cabang air di ketiak daun bagian bawah hingga ketinggian 50 cm untuk merangsang percabangan utama yang lebih produktif.

Pemupukan susulan diberikan secara berkala setiap 7 sampai 10 hari sekali mulai umur 14 hari setelah tanam. Gunakan pupuk organik cair atau larutan pupuk makro seimbang yang dikocor sebanyak 200 ml per lubang tanam. Saat memasuki fase pembungaan pada umur 30 sampai 35 hari, tingkatkan unsur hara kalium dan fosfor untuk memperkuat tangkai bunga dan melebatkan pembentukan buah.

Gambas mulai dapat dipanen pada umur 40 hingga 50 hari setelah tanam, dengan interval pemenanen setiap 2 sampai 3 hari sekali. Ciri buah yang siap panen adalah berukuran panjang 20 hingga 30 cm, permukaannya terasa kenyal tetapi tidak keras, serta serat di dalamnya belum mengeras. Petik buah menggunakan gunting tajam dengan menyisakan tangkai sepanjang 2 cm agar buah tidak cepat layu.

Langkah-langkah

  1. Persiapkan benih unggul gambas dan olah tanah bedengan dengan campuran pupuk kandang matang serta kapur pertanian jika tanah asam.
  2. Tanam benih gambas pada kedalaman 2 cm dengan jarak tanam 50-60 cm antar lubang, lalu siram hingga lembap.
  3. Pasang tiang lanjaran atau tiang para-para dari bambu setinggi 2 meter ketika bibit berumur 10-14 hari setelah tanam.
  4. Lakukan pemangkasan tunas air bagian bawah dan rutin kocor pupuk susulan setiap 7-10 hari sekali hingga masa panen tiba.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa lama gambas bisa terus dipanen?

Tanaman gambas umumnya dapat terus dipanen selama 1 hingga 2 bulan dengan interval pemetikan 2 sampai 3 hari sekali jika perawatan dan pemupukan terjaga.

Kenapa bunga gambas sering rontok sebelum jadi buah?

Kerontokan bunga biasanya disebabkan oleh kekurangan unsur hara fosfor dan kalium, kekurangan air saat pembentukan bunga, atau kurangnya serangga penyerbuk.

Apakah gambas bisa ditanam di pot atau polybag?

Bisa, gunakan polybag berdiameter minimal 40 cm dengan media tanam gembur dan sediakan turus atau lanjaran bambu yang kokoh.

Mengapa rasa buah gambas kadang pahit?

Rasa pahit pada gambas disebabkan oleh akumulasi senyawa kukurbitasin akibat stres lingkungan seperti kekeringan ekstrim, suhu terlalu tinggi, atau faktor genetik benih.

Lebih lanjut tentang Gambas

Panduan terkait

Cara Menanam, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.