Pada fase vegetatif awal yaitu umur 7 hingga 21 hari setelah tanam, berikan pupuk susulan pertama dan kedua dengan frekuensi 7 hari sekali. Gunakan larutan pupuk kaya unsur nitrogen yang dikocorkan sebanyak 200 mililiter per lubang tanam untuk memicu pembentukan daun yang hijau tebal, batang yang kokoh, serta percepatan rambatan sulur pada ajir.
Memasuki fase generatif pada umur 30 hingga 45 hari setelah tanam ketika bunga kuning mulai mekar, alihkan fokus pemupukan ke unsur hara fosfor dan kalium yang lebih tinggi. Kocorkan pupuk susulan generatif ini setiap 10 hari sekali sebanyak 250 mililiter per tanaman guna mencegah kerontokan bakal buah dan memperkuat tangkai tanaman.
Selama masa panen aktif yang berlangsung pada umur 50 hingga 90 hari setelah tanam dengan frekuensi petik 2 hingga 3 hari sekali, berikan pemupukan susulan pemeliharaan setiap selesai 2 kali pemetikan. Penambahan unsur kalium dan kalsium secara berkala sangat krusial untuk menjaga bentuk buah gambas tetap lurus, mencegah busuk ujung buah, dan memperpanjang usia produktif tanaman.