Panduan Pemupukan Bangle (Zingiber montanum) yang Tepat

Pemupukan bangle yang tepat dilakukan secara bertahap sejak tanam hingga panen, dengan dosis disesuaikan umur tanaman dan kondisi lahan.

Jawaban singkat

Bangle (Zingiber montanum) adalah tanaman rempah rimpang yang banyak ditanam di pekarangan atau lahan kering di Indonesia. Pemupukan yang tepat sangat menentukan pertumbuhan rimpang dan kandungan minyak atsiri. Pupuk diberikan secara bertahap: saat tanam, umur 1-2 bulan, dan umur 3-4 bulan. Gunakan pupuk kandang matang sebagai pupuk dasar, lalu tambahkan pupuk NPK pada fase vegetatif dan KCL pada fase pengisian rimpang.

Ringkas: Bangle

Cahaya
Cahaya penuh hingga naungan 30%.
Penyiraman
Siram 2 kali sehari saat kemarau, kurangi saat hujan.
Musim
Sepanjang tahun, tanam awal musim hujan.
Tingkat Kesulitan
Mudah

Tanaman ini tahan naungan ringan, cocok di pekarangan.

Pemupukan pertama dilakukan saat persiapan lahan, yaitu 2-3 minggu sebelum tanam. Berikan pupuk kandang (kotoran sapi atau ayam) sebanyak 10-20 ton per hektar, dicampur merata dengan tanah. Setelah bibit ditanam, pada umur 1 bulan berikan pupuk NPK 15-15-15 sebanyak 200-300 kg per hektar dengan cara ditabur di sekeliling tanaman lalu ditutup tipis. Pada umur 2 bulan, ulangi pemberian NPK dengan dosis yang sama.

Pemupukan ketiga dilakukan saat tanaman berumur 3-4 bulan, yaitu fase awal pembentukan rimpang. Gunakan pupuk KCL (K2O 60%) sebanyak 100-150 kg per hektar untuk merangsang pembesaran rimpang. Jika tanah miskin kalium, bisa ditambah pupuk kandang lagi 5-10 ton per hektar. Hindari pemberian pupuk nitrogen berlebihan pada fase ini karena akan memicu pertumbuhan daun berlebihan dan mengurangi kualitas rimpang.

Untuk pekebun rumahan dengan lahan terbatas, gunakan dosis per tanaman: 1-2 kg pupuk kandang saat tanam, lalu 10-15 gram NPK per tanaman pada umur 1 dan 2 bulan, dan 5-10 gram KCL per tanaman pada umur 3-4 bulan. Aplikasi pupuk sebaiknya dilakukan saat tanah lembap, misalnya setelah hujan. Jika musim kemarau, siram tanaman setelah pemupukan. Pemupukan harus dihentikan 1 bulan sebelum panen agar kualitas rimpang optimal.

Langkah-langkah

  1. Siapkan lahan dengan menggemburkan tanah sedalam 30-40 cm, buat bedengan lebar 1-1,2 m, tinggi 20-30 cm. Taburkan pupuk kandang matang 10-20 ton/ha secara merata 2-3 minggu sebelum tanam.
  2. Tanam bibit bangle (rimpang bertunas) dengan jarak tanam 40x40 cm atau 50x50 cm. Setelah 1 bulan, berikan pupuk NPK 15-15-15 sebanyak 200-300 kg/ha (atau 10-15 gram/tanaman) dengan cara ditabur melingkar 10 cm dari batang, lalu tutup tipis tanah.
  3. Pada umur 2 bulan, ulangi pemberian NPK dengan dosis yang sama. Pastikan tidak mengenai batang langsung. Jika hujan deras, tabur pupuk setelah hujan reda.
  4. Pada umur 3-4 bulan, berikan pupuk KCL 100-150 kg/ha (atau 5-10 gram/tanaman). Bisa ditambah pupuk kandang 5-10 ton/ha jika tanah kurang subur. Hentikan pemupukan 1 bulan sebelum panen (panen bangle umur 8-10 bulan).

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kapan waktu terbaik memupuk bangle?

Pemupukan dilakukan bertahap: pupuk dasar saat olah lahan (2-3 minggu sebelum tanam), pupuk susulan pertama umur 1 bulan, kedua umur 2 bulan, dan ketiga umur 3-4 bulan. Hindari pemupukan saat musim hujan deras karena mudah tercuci.

Berapa dosis pupuk NPK untuk bangle per hektar?

Dosis anjuran pupuk NPK 15-15-15 adalah 200-300 kg per hektar per aplikasi, diberikan dua kali yaitu umur 1 dan 2 bulan. Sesuaikan dengan kesuburan tanah, konsultasi dengan BPP setempat untuk dosis presisi.

Apakah bangle perlu pupuk KCL?

Ya, pupuk KCL (kalium) sangat penting pada fase pengisian rimpang (umur 3-4 bulan) untuk meningkatkan ukuran dan kualitas rimpang. Dosis 100-150 kg/ha, atau 5-10 gram per tanaman.

Bisa menggunakan pupuk organik saja tanpa pupuk kimia?

Bisa, tetapi pertumbuhan rimpang mungkin lebih lambat dan hasil lebih rendah. Gunakan pupuk kandang 20-30 ton/ha ditambah pupuk organik cair setiap 2 minggu. Untuk hasil optimal, kombinasikan pupuk organik dan anorganik.

Apa akibat kelebihan pupuk nitrogen pada bangle?

Kelebihan nitrogen menyebabkan daun lebat hijau gelap, batang lemah, rimpang kecil, dan rentan hama penyakit. Kurangi dosis NPK dan hentikan pemberian nitrogen setelah umur 3 bulan.

Bagaimana cara aplikasi pupuk agar tidak merusak tanaman?

Tabur pupuk melingkar 10-15 cm dari pangkal batang, lalu tutup tipis tanah. Jangan menabur langsung di batang. Siram setelah pemupukan jika tanah kering.

Lebih lanjut tentang Bangle

Panduan terkait

Pemupukan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.