Persiapan lahan: campurkan tanah, pasir, dan kompos dengan perbandingan 2:1:1. Jika menanam dalam pot, pilih pot berdiameter minimal 20 cm dengan lubang drainase. Benih thyme sangat kecil, sebaiknya semai di tray semai dengan media halus, cukup tekan benih ke permukaan tanpa ditutup tanah. Siram dengan spray halus setiap pagi, perkecambahan terjadi dalam 7-14 hari. Alternatif, gunakan stek batang sepanjang 8-10 cm, tanam langsung di media setelah dioles perangsang akar alami seperti air bawang merah.
Setelah bibit berumur 1-2 bulan atau memiliki 4-6 daun sejati, pindahkan ke lahan atau pot permanen dengan jarak tanam 20-30 cm. Penyiraman dilakukan 1-2 kali sehari saat pagi dan sore, namun kurangi jika hujan. Pemupukan menggunakan pupuk kandang matang atau kompos setiap 2 minggu sekali, atau pupuk NPK 16-16-16 dosis 1 gram per liter air setiap 1-2 minggu. Jangan terlalu sering memupuk nitrogen agar aroma tetap kuat. Pangkas ujung batang secara rutin untuk merangsang percabangan dan mencegah tanaman terlalu tinggi.
Panen pertama dapat dilakukan setelah 3-4 bulan tanam, saat tanaman sudah setinggi 15-20 cm. Petik pucuk daun sepanjang 5-7 cm di pagi hari setelah embun kering. Panen selanjutnya setiap 2-3 minggu. Untuk penyimpanan, keringkan daun di tempat teduh beralas kain, simpan dalam wadah kedap udara. Thyme kering bisa bertahan hingga 6 bulan. Hindari panen saat musim hujan deras karena daun lebih rentan berjamur.