Pemupukan pertama dilakukan saat tanam, campurkan pupuk organik dan setengah dosis NPK ke dalam lubang tanam. Pemupukan susulan kedua pada umur 2 bulan, ketiga pada umur 4 bulan, dan keempat pada umur 6 bulan. Pada musim hujan, kurangi dosis NPK 20% karena risiko pencucian hara. Sebaliknya, pada kemarau, tingkatkan frekuensi penyiraman setelah pemupukan.
Untuk meningkatkan produksi akar, tambahkan pupuk kalium (KCl) 100-150 kg per hektar pada pemupukan kedua dan ketiga. Hindari pupuk nitrogen berlebihan karena akan memacu pertumbuhan daun dan menghambat pembentukan akar. Jika tanah masam (pH <5,5), berikan dolomit 1-2 ton per hektar dua minggu sebelum tanam.
Pemupukan daun dapat dilakukan dengan pupuk organik cair (POC) setiap 2 minggu sekali pada pagi atau sore hari. Konsentrasi POC 1-2 ml per liter air, semprot merata ke daun. Hentikan pemupukan 2 minggu sebelum panen (umur 7-8 bulan) agar kualitas akar optimal. Selalu konsultasikan dosis dengan penyuluh pertanian setempat.