Penyakit bercak daun disebabkan oleh jamur Cercospora atau Colletotrichum. Gejalanya berupa bercak coklat kehitaman dengan tepi kuning pada daun, kemudian daun mengering dan gugur. Penyakit ini menyebar melalui percikan air hujan atau angin. Pengendaliannya meliputi pemangkasan daun sakit, perbaikan drainase, dan aplikasi fungisida organik seperti ekstrak bawang putih atau serai wangi. Jangan lupa untuk membaca label jika menggunakan fungisida kimia.
Penyakit busuk batang disebabkan oleh bakteri Erwinia atau jamur Fusarium. Gejala awal berupa layu mendadak pada pucuk, batang mengeluarkan lendir, dan kulit batang mengelupas. Penyakit ini menyerang tanaman yang stres karena genangan air atau luka mekanis. Solusinya adalah memotong bagian batang yang sakit hingga bersih, olesi dengan kapur atau fungisida tembaga, dan pastikan lahan tidak tergenang. Jika serangan berat, tanaman harus dicabut dan dimusnahkan.
Pencegahan lebih baik daripada mengobati. Tanam secang di lahan dengan drainase baik, jarak tanam 3-4 meter untuk sirkulasi udara, dan lakukan pemangkasan rutin. Saat musim hujan, siram dengan fungisida nabati setiap 2 minggu sekali. Jika gejala muncul, segera isolasi tanaman sakit dan konsultasikan dengan penyuluh pertanian setempat untuk diagnosis lebih lanjut.