Panduan Pemupukan Temu Mangga yang Tepat

Pemupukan yang tepat pada temu mangga akan meningkatkan pertumbuhan rimpang dan kandungan kurkuminoid. Berikut panduan praktisnya untuk petani Indonesia.

Jawaban singkat

Temu mangga (Curcuma mangga) adalah tanaman rempah asli Indonesia yang rimpangnya memiliki aroma mangga dan khasiat obat. Untuk mendapatkan rimpang berkualitas, pemupukan harus disesuaikan dengan fase pertumbuhan. Pupuk organik menjadi dasar utama, sementara pupuk anorganik diberikan sebagai tambahan. Pada fase awal tanam hingga 2 bulan, tanaman membutuhkan nitrogen tinggi untuk pembentukan daun dan batang. Setelah itu, kebutuhan fosfor dan kalium meningkat untuk pembentukan rimpang. Pemupukan dilakukan secara bertahap agar nutrisi tersedia sesuai kebutuhan tanaman.

Ringkas: Temu Mangga

Cahaya
Naungan ringan hingga sinar matahari penuh (60-70% intensitas cahaya).
Penyiraman
Siram 1-2 kali sehari saat kemarau, kurangi saat hujan; jaga kelembaban tanah tidak becek.
Musim
Sepanjang tahun, hindari musim hujan deras tanpa drainase.
Tingkat Kesulitan
Mudah

Tanaman ini tahan hama dan penyakit, cocok untuk pemula.

Pemupukan dasar dilakukan saat persiapan lahan. Gunakan pupuk kandang matang (kotoran sapi atau ayam) sebanyak 10-15 ton per hektar, atau kompos sebanyak 5-10 ton per hektar. Campurkan pupuk organik dengan tanah bedengan 2 minggu sebelum tanam. Jika menggunakan pupuk anorganik, berikan NPK 15-15-15 dosis 200-300 kg per hektar sebagai pupuk dasar. Untuk lahan sempit atau pot, gunakan 1-2 kg pupuk kandang per lubang tanam (ukuran pot diameter 30-40 cm).

Pemupukan susulan pertama diberikan saat tanaman berumur 1-2 bulan setelah tanam. Berikan pupuk NPK 15-15-15 sebanyak 100-150 kg per hektar atau setara 5-10 gram per tanaman. Pemupukan kedua dilakukan pada umur 3-4 bulan, saat pembentukan rimpang aktif. Gunakan pupuk NPK 15-15-15 dengan dosis yang sama, atau tingkatkan kalium dengan menambahkan KCl 50-100 kg per hektar. Pada musim hujan, kurangi dosis nitrogen untuk mencegah serangan penyakit jamur. Pemupukan ketiga (opsional) pada umur 5-6 bulan jika tanaman tampak kurang subur, gunakan pupuk daun organik atau NPK dosis rendah.

Tips penting: jangan memberikan pupuk nitrogen berlebihan karena akan merangsang pertumbuhan daun tetapi menghambat pembentukan rimpang. Untuk budidaya organik, gunakan pupuk kandang, kompos, dan pupuk hayati (seperti mikoriza). Lakukan pemupukan pada pagi atau sore hari saat tanah lembap. Hindari pemupukan saat hujan deras karena nutrisi akan tercuci. Jika menggunakan pupuk kimia, ikuti dosis pada label dan konsultasikan dengan penyuluh pertanian setempat (BPP) untuk rekomendasi spesifik lokasi.

Langkah-langkah

  1. Siapkan pupuk dasar: pupuk kandang 10-15 ton/ha atau kompos 5-10 ton/ha, campur dengan tanah bedengan 2 minggu sebelum tanam.
  2. Tanam bibit temu mangga (rimpang bertunas) dengan jarak tanam 40x40 cm atau 50x50 cm.
  3. Berikan pupuk susulan pertama saat tanaman berumur 1-2 bulan: NPK 15-15-15 dosis 100-150 kg/ha atau 5-10 g/tanaman.
  4. Berikan pupuk susulan kedua pada umur 3-4 bulan: NPK 15-15-15 dosis sama, tambahkan KCl 50-100 kg/ha jika perlu.
  5. Lakukan pemupukan ketiga opsional pada umur 5-6 bulan jika diperlukan, gunakan pupuk daun organik atau NPK dosis rendah.
  6. Siram tanaman setelah pemupukan agar pupuk cepat larut dan diserap akar.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kapan waktu terbaik memupuk temu mangga?

Pemupukan dasar dilakukan 2 minggu sebelum tanam. Pemupukan susulan pertama umur 1-2 bulan, kedua umur 3-4 bulan, dan ketiga opsional umur 5-6 bulan.

Pupuk apa yang paling baik untuk temu mangga?

Pupuk organik seperti pupuk kandang atau kompos adalah yang terbaik. Pupuk anorganik NPK 15-15-15 dapat digunakan sebagai tambahan dengan dosis tepat.

Berapa dosis pupuk untuk temu mangga di pot?

Untuk pot berdiameter 30-40 cm, gunakan 1-2 kg pupuk kandang sebagai dasar. Pupuk susulan NPK 5-10 gram per pot setiap 2 bulan.

Apa tanda kelebihan pupuk nitrogen pada temu mangga?

Daun menjadi hijau tua, pertumbuhan vegetatif subur tetapi rimpang kecil, dan tanaman mudah terserang penyakit jamur.

Bisakah menggunakan pupuk cair untuk temu mangga?

Bisa, pupuk cair organik (seperti ekstrak kompos) dapat diberikan setiap 2 minggu pada fase vegetatif. Namun pupuk padat lebih efektif untuk pemupukan dasar.

Apakah perlu menambahkan kapur dolomit pada lahan temu mangga?

Jika pH tanah di bawah 5,5, berikan dolomit 1-2 ton per hektar saat persiapan lahan untuk menaikkan pH. Tanah ideal untuk temu mangga adalah pH 5,5-6,5.

Lebih lanjut tentang Temu Mangga

Panduan terkait

Pemupukan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.