Siapkan media tanam berupa campuran tanah gembur, kompos, dan sekam bakar dengan perbandingan 2:1:1. Tanam rimpang pada kedalaman 5-7 cm dengan posisi tunas menghadap ke atas. Untuk penanaman di pot, gunakan pot berdiameter minimal 40 cm. Jarak tanam di lahan 30x40 cm. Siram secukupnya setiap hari pada musim kemarau, namun kurangi saat musim hujan agar tidak busuk. Beri mulsa jerami atau daun kering setebal 5 cm untuk menjaga kelembaban dan menekan gulma.
Pemupukan dilakukan 2 minggu setelah tanam menggunakan pupuk kandang matang (1 kg/m2) atau kompos. Ulangi setiap 1,5 bulan sekali. Siram dengan air cucian beras seminggu sekali sebagai pupuk organik cair. Penyiangan gulma dilakukan rutin setiap 2 minggu. Tanaman mulai berdaun lebar setelah 1-2 bulan. Pada umur 4-5 bulan, daun akan menguning dan layu sebagai tanda rimpang siap panen.
Panen dilakukan pada umur 6-8 bulan setelah tanam, saat daun mengering sempurna. Gali rimpang dengan hati-hati menggunakan garpu atau cangkul. Rimpang segar dapat langsung digunakan atau disimpan di tempat sejuk hingga 2 minggu. Untuk bibit, pilih rimpang terbaik dan simpan di pasir lembab. Produktivitas rata-rata 1-2 kg rimpang per meter persegi lahan.