Cara Menanam Temu Mangga dari Awal sampai Panen

Temu mangga (Curcuma mangga) adalah rempah tropis yang mudah ditanam di pekarangan dengan rimpang beraroma mangga segar.

Jawaban singkat

Temu mangga merupakan tanaman rimpang dari famili Zingiberaceae yang cocok ditanam di Indonesia sepanjang tahun, asalkan ketersediaan air tercukupi. Pilih rimpang bibit yang sehat, tidak keriput, dan memiliki minimal 2 mata tunas. Rendam rimpang dalam larutan fungisida alami (misal air bawang putih) selama 15 menit untuk mencegah busuk. Potong rimpang menjadi bagian seukuran 5-7 cm, biarkan luka mengering selama 1-2 hari sebelum tanam.

Ringkas: Temu Mangga

Cahaya
Naungan ringan hingga sinar matahari penuh (60-70% intensitas cahaya).
Penyiraman
Siram 1-2 kali sehari saat kemarau, kurangi saat hujan; jaga kelembaban tanah tidak becek.
Musim
Sepanjang tahun, hindari musim hujan deras tanpa drainase.
Tingkat Kesulitan
Mudah

Tanaman ini tahan hama dan penyakit, cocok untuk pemula.

Siapkan media tanam berupa campuran tanah gembur, kompos, dan sekam bakar dengan perbandingan 2:1:1. Tanam rimpang pada kedalaman 5-7 cm dengan posisi tunas menghadap ke atas. Untuk penanaman di pot, gunakan pot berdiameter minimal 40 cm. Jarak tanam di lahan 30x40 cm. Siram secukupnya setiap hari pada musim kemarau, namun kurangi saat musim hujan agar tidak busuk. Beri mulsa jerami atau daun kering setebal 5 cm untuk menjaga kelembaban dan menekan gulma.

Pemupukan dilakukan 2 minggu setelah tanam menggunakan pupuk kandang matang (1 kg/m2) atau kompos. Ulangi setiap 1,5 bulan sekali. Siram dengan air cucian beras seminggu sekali sebagai pupuk organik cair. Penyiangan gulma dilakukan rutin setiap 2 minggu. Tanaman mulai berdaun lebar setelah 1-2 bulan. Pada umur 4-5 bulan, daun akan menguning dan layu sebagai tanda rimpang siap panen.

Panen dilakukan pada umur 6-8 bulan setelah tanam, saat daun mengering sempurna. Gali rimpang dengan hati-hati menggunakan garpu atau cangkul. Rimpang segar dapat langsung digunakan atau disimpan di tempat sejuk hingga 2 minggu. Untuk bibit, pilih rimpang terbaik dan simpan di pasir lembab. Produktivitas rata-rata 1-2 kg rimpang per meter persegi lahan.

Langkah-langkah

  1. Pilih bibit rimpang sehat dengan minimal 2 mata tunas, rendam dalam air bawang putih, potong ukuran 5-7 cm, dan keringkan luka.
  2. Siapkan media tanam campuran tanah, kompos, sekam (2:1:1) dalam pot diameter 40 cm atau lahan dengan jarak 30x40 cm.
  3. Tanam rimpang sedalam 5-7 cm dengan tunas ke atas, siram 1-2 kali sehari saat kemarau, beri mulsa jerami 5 cm.
  4. Pupuk dengan pupuk kandang 1 kg/m2 setiap 1,5 bulan, siram air cucian beras seminggu sekali, dan bersihkan gulma tiap 2 minggu.
  5. Panen pada umur 6-8 bulan saat daun menguning dan layu, gali rimpang, dan simpan di tempat sejuk.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa lama temu mangga bisa dipanen?

Temu mangga dapat dipanen pada umur 6-8 bulan setelah tanam, ditandai daun menguning dan layu.

Apa media tanam terbaik untuk temu mangga?

Campuran tanah gembur, kompos, dan sekam bakar (2:1:1) sangat baik karena porous dan kaya nutrisi.

Bagaimana cara mengatasi busuk rimpang?

Pastikan drainase baik, jangan terlalu sering menyiram, dan rendam bibit dalam larutan fungisida alami sebelum tanam.

Apakah temu mangga bisa ditanam di pot?

Bisa, gunakan pot berdiameter minimal 40 cm dengan media tanam yang subur dan drainase baik.

Kapan waktu tanam yang tepat?

Temu mangga bisa ditanam sepanjang tahun, namun awal musim hujan (Oktober-November) atau awal kemarau (April-Mei) ideal.

Apa ciri rimpang siap panen?

Daun mulai menguning dan layu, batang mengering, dan rimpang terlihat menonjol dari tanah.

Lebih lanjut tentang Temu Mangga

Panduan terkait

Cara Menanam, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.