Cara Merawat Temu Mangga Agar Subur

Temu mangga (Curcuma mangga) adalah tanaman rimpang yang mudah dirawat asalkan Anda memperhatikan penyiraman, pemupukan, dan pengendalian gulma secara rutin.

Jawaban singkat

Temu mangga tumbuh optimal di tanah gembur, subur, dan berdrainase baik. Sebelum menanam, olah lahan dengan dicangkul sedalam 20-30 cm, beri pupuk kandang matang sebanyak 10-15 ton per hektar atau 2-3 kg per meter persegi untuk pekarangan. Biarkan lahan selama 1-2 minggu agar pupuk tercampur rata.

Ringkas: Temu Mangga

Cahaya
Naungan ringan hingga sinar matahari penuh (60-70% intensitas cahaya).
Penyiraman
Siram 1-2 kali sehari saat kemarau, kurangi saat hujan; jaga kelembaban tanah tidak becek.
Musim
Sepanjang tahun, hindari musim hujan deras tanpa drainase.
Tingkat Kesulitan
Mudah

Tanaman ini tahan hama dan penyakit, cocok untuk pemula.

Bibit berupa rimpang tua yang sudah bertunas 2-3 mata. Potong rimpang seukuran 30-50 gram per bibit, jemur di tempat teduh selama 1-2 jam sebelum tanam. Tanam dengan jarak 40x40 cm atau 50x50 cm, kedalaman 5-7 cm. Waktu tanam terbaik awal musim hujan (Oktober-Desember) agar rimpang cepat tumbuh.

Penyiraman dilakukan 2-3 kali seminggu saat musim kemarau, cukup 1-2 kali seminggu saat hujan. Jangan sampai tergenang karena rimpang mudah busuk. Pemupukan susulan diberikan 1 bulan setelah tanam dengan pupuk NPK 15-15-15 sebanyak 200-300 kg per hektar atau 20-30 gram per tanaman, diulang setiap 2 bulan hingga panen.

Penyiangan gulma dilakukan setiap 2-3 minggu sekali, terutama saat tanaman masih muda. Mulsa jerami atau alang-alang setebal 5-10 cm dapat menekan gulma dan menjaga kelembaban. Pembumbunan (menimbun pangkal batang dengan tanah) dilakukan setiap 2 bulan untuk merangsang pertumbuhan rimpang. Panen rimpang dilakukan setelah 8-10 bulan, saat daun mulai menguning dan layu.

Langkah-langkah

  1. Siapkan lahan dengan tanah gembur, tambahkan pupuk kandang 2-3 kg/m2, diamkan 1-2 minggu.
  2. Pilih bibit rimpang bertunas 2-3 mata, potong 30-50 gram, jemur sebentar lalu tanam jarak 40x40 cm.
  3. Siram 2-3 kali seminggu saat kemarau, 1-2 kali saat hujan; jangan sampai genangan.
  4. Berikan pupuk NPK 15-15-15 (20-30 gr/tanaman) setiap 2 bulan sejak 1 bulan setelah tanam.
  5. Lakukan penyiangan gulma setiap 2-3 minggu, beri mulsa jerami, dan bumbun setiap 2 bulan.
  6. Panen setelah 8-10 bulan saat daun menguning, gali hati-hati agar rimpang tidak rusak.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa lama waktu panen temu mangga?

Rimpang siap panen setelah 8-10 bulan, ditandai dengan daun yang mulai menguning dan layu.

Apakah temu mangga bisa ditanam di pot?

Bisa, gunakan pot berdiameter minimal 30 cm dengan tanah gembur campuran kompos, siram rutin, dan beri pupuk sebulan sekali.

Mengapa daun temu mangga saya menguning?

Penyebabnya bisa karena kelebihan air (genangan), kekurangan nitrogen, atau serangan hama. Periksa drainase, beri pupuk NPK, dan amati ada tidaknya hama.

Bagaimana cara mengatasi hama pada temu mangga?

Hama umum adalah ulat daun dan kutu daun. Semprot dengan pestisida nabati seperti larutan bawang putih atau mimba. Jika parah, konsultasi ke penyuluh.

Apakah temu mangga perlu naungan?

Temu mangga tumbuh optimal di tempat teduh parsial (60-70% sinar matahari). Naungan ringan seperti di bawah pohon kelapa atau paranet 50% baik untuk pertumbuhan rimpang.

Kapan waktu tanam terbaik?

Awal musim hujan (Oktober-Desember) adalah waktu ideal karena tanah lembab dan suhu mendukung pertumbuhan awal.

Lebih lanjut tentang Temu Mangga

Panduan terkait

Perawatan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.