Fase vegetatif lanjut berlangsung pada umur 12 hingga 24 bulan untuk memperkuat batang sulur dan perakaran dangkal. Aplikasikan pupuk organik kasgot atau kompos kotoran sapi sebanyak 5 kg per tajar pada pertengahan musim hujan sekitar bulan Januari atau Februari. Pemupukan akar dilakukan dengan menaburnya secara merata pada radius 20 sampai 30 cm dari pangkal batang, kemudian segera ditutup dengan serasah daun kering atau sabut kelapa setebal 5 cm agar nutrisi tidak menguap.
Fase generatif atau induksi pembungaan dimulai saat tanaman vanili siap berbuah di umur lebih dari 2 tahun. Pada peralihan musim hujan ke musim kemarau sekitar bulan Mei atau Juni, kurangi pemupukan nitrogen dan tingkatkan unsur fosfor serta kalium untuk merangsang pembentukan manggar bunga. Semprotkan pupuk daun berbahan aktif fosfor dan kalium tinggi setiap 10 hari sekali selama periode stres air ringan di musim kemarau.
Fase pengisian dan pematangan polong berlangsung setelah proses penyerbukan bunga berhasil pada bulan Agustus hingga Oktober. Kebutuhan kalium menjadi sangat dominan untuk memaksimalkan ukuran dan kadar vanilin pada polong hingga siap panen 8 sampai 9 bulan kemudian. Berikan pemupukan cair kaya kalium setiap 2 minggu sekali dan tambahkan kompos matang sebanyak 3 kg per tajar di awal musim hujan berikutnya untuk menjaga stamina tanaman.





