Di musim kemarau antara bulan April hingga September, lakukan penyiraman secara teratur sebanyak 2 hingga 3 kali seminggu pada area perakaran dengan volume sekitar 2 hingga 5 liter air per tanaman. Hindari menyiram bagian sulur atau daun secara berlebihan pada siang hari untuk mencegah serangan jamur Fusarium. Penambahan mulsa sabut kelapa setebal 5 hingga 10 cm di sekitar pangkal batang sangat dianjurkan untuk mempertahankan kelembapan tanah.
Pemupukan vanili dilakukan setiap 3 bulan sekali menggunakan kompos matang atau pupuk kandang sapi yang terdekomposisi sempurna sebanyak 3 hingga 5 kilogram per tanaman. Pemangkasan pucuk sulur sepanjang 20 hingga 30 cm dilakukan menjelang akhir musim hujan sekitar bulan Maret untuk merangsang pengeluaran cabang generatif dan pembungaan. Selalu gunakan gunting pangkas yang disterilkan dengan alkohol 70 persen sebelum digunakan.
Menjelang musim kemarau, kurangi penyiraman selama 1 hingga 2 bulan untuk memberikan stres air ringan yang memicu keluarnya dompolan bunga vanili. Sanitasi kebun dengan membersihkan gulma dan membuang daun busuk harus dilakukan seminggu sekali sepanjang tahun. Setelah bunga mekar, lakukan penyerbukan buatan secara manual pada pagi hari antara pukul 06.00 hingga 10.00 WIB agar tingkat keberhasilan menjadi buah mencapai lebih dari 80 persen.





