Panduan Menanam Cendana (Santalum album) dari Awal hingga Panen

Cendana adalah tanaman kayu berharga tinggi yang membutuhkan inang dan kesabaran; berikut cara menanamnya dari biji hingga panen di Indonesia.

Jawaban singkat

Cendana (Santalum album) adalah tanaman parasit akar yang memerlukan tanaman inang untuk tumbuh optimal. Pilih lokasi dengan ketinggian 0-1200 mdpl, curah hujan 600-2000 mm/tahun, dan tanah gembur berdrainase baik (pH 6-7). Di Indonesia, musim tanam terbaik adalah awal musim hujan (Oktober-Desember) agar bibit mendapat air cukup. Siapkan lahan dengan membersihkan gulma dan membuat lubang tanam 40x40x40 cm dengan jarak 4x4 m atau 5x5 m.

Ringkas: Cendana

Cahaya
Naungan 50% pada awal pertumbuhan, lalu sinar matahari penuh setelah 1 tahun.
Penyiraman
Siram 2 hari sekali saat kemarau, kurangi saat hujan. Jangan sampai tergenang.
Musim
Tanam awal musim hujan (Oktober-Desember). Panen bisa kapan saja setelah 15-20 tahun.
Tingkat Kesulitan
Sulit

Membutuhkan inang, perawatan intensif, dan waktu panen panjang. Cocok untuk investasi jangka panjang.

Perbanyakan cendana umumnya menggunakan biji. Rendam biji dalam air hangat (50°C) selama 24 jam, lalu semai di polybag berisi campuran tanah, pasir, dan pupuk kandang (2:1:1). Letakkan di tempat teduh, siram 1-2 kali sehari. Setelah 2-3 bulan, bibit siap tanam jika tinggi 20-30 cm. Sebelum menanam, tanam tanaman inang seperti lamtoro, dadap, atau jambu mete 6 bulan sebelumnya di lubang tanam. Cendana akan menempel pada akar inang.

Perawatan meliputi penyiraman dua hari sekali saat kemarau, pemupukan NPK (16:16:16) 100-200 g/pohon setiap 3 bulan, dan pemangkasan cabang inang agar tidak menaungi cendana. Penyiangan gulma dilakukan 1-2 bulan sekali. Cendana mulai menghasilkan kayu bernilai tinggi setelah 15-20 tahun, dengan panen saat diameter batang >20 cm. Panen dilakukan dengan menebang pohon dan mengambil kayu teras yang mengandung minyak.

Kendala umum: serangan hama penggerek batang (Zeuzera sp.) dan jamur akar. Pencegahan dengan menjaga kebersihan lahan dan memangkas bagian terserang. Untuk penyakit, gunakan fungisida sesuai label. Konsultasi dengan BPP setempat untuk dosis tepat. Cendana membutuhkan kesabaran, tetapi hasilnya sepadan dengan harga kayu yang tinggi (Rp 10-30 juta per kg minyak cendana).

Langkah-langkah

  1. Siapkan lahan dengan membersihkan gulma, buat lubang tanam 40x40x40 cm, jarak 4x4 m, dan tanam inang (lamtoro/dadap) 6 bulan sebelum tanam cendana.
  2. Rendam biji cendana dalam air hangat 50°C selama 24 jam, semai di polybag (campuran tanah:pasir:pupuk kandang 2:1:1), siram 1-2 kali sehari, simpan di tempat teduh.
  3. Setelah bibit berumur 2-3 bulan (tinggi 20-30 cm), pindahkan ke lubang tanam yang sudah ada inangnya. Tanam saat awal musim hujan (Oktober-Desember).
  4. Lakukan perawatan: siram 2 hari sekali saat kemarau, pupuk NPK 100-200 g/pohon setiap 3 bulan, pangkas cabang inang, dan bersihkan gulma. Panen setelah 15-20 tahun saat diameter >20 cm.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa lama cendana bisa dipanen?

Cendana siap panen setelah 15-20 tahun, saat diameter batang minimal 20 cm dan kayu teras berwarna kuning kecoklatan.

Apakah cendana bisa ditanam di dataran rendah?

Bisa, asalkan ketinggian di bawah 1200 mdpl, dengan curah hujan 600-2000 mm/tahun dan drainase baik.

Tanaman inang apa yang terbaik?

Lamtoro (Leucaena leucocephala), dadap (Erythrina sp.), atau jambu mete (Anacardium occidentale) karena mudah tumbuh dan akarnya disukai cendana.

Mengapa daun cendana menguning?

Penyebabnya bisa kekurangan air, serangan jamur akar, atau inang mati. Periksa drainase dan kesehatan inang.

Bagaimana cara memperbanyak cendana selain biji?

Perbanyakan vegetatif sulit; stek batang jarang berhasil. Lebih baik menggunakan biji yang direndam air hangat.

Apakah cendana bisa ditanam di pot?

Tidak disarankan karena akar cendana membutuhkan ruang luas dan inang. Tanam langsung di lahan agar pertumbuhan optimal.

Lebih lanjut tentang Cendana

Panduan terkait

Cara Menanam, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.