Pemeliharaan pada 2 tahun pertama difokuskan pada penyulaman tanaman mati, penyiangan gulma di sekitar piringan pohon setiap 2 bulan sekali, serta penyiraman saat musim kemarau panjang. Pemberian pupuk susulan berupa pupuk organik sebanyak 5 kg dan pupuk majemuk NPK sekitar 100 hingga 200 gram per pohon dilakukan 2 kali semaseason atau setiap 6 bulan sekali pada awal dan akhir musim hujan untuk mempercepat pertumbuhan diameter batang.
Memasuki umur 3 hingga 4 tahun, lakukan pemangkasan cabang bawah untuk merangsang pembentukan batang utama yang lurus dan tebal. Tanaman kayu manis memerlukan intensitas cahaya matahari sekitar 70 hingga 80 persen, sehingga pemangkasan pohon pelindung atau pangkasan kanopi sekitar perlu diatur secara berkala agar sirkulasi udara dan cahaya tetap optimal.
Panen kulit kayu manis umumnya dilakukan saat tanaman berumur 6 hingga 10 tahun ketika diameter batang telah mencapai minimal 15 cm. Pemanenan dilakukan dengan cara menebang pohon atau mengelupas kulit secara berselang-seling, kemudian kulit dikeringkan di bawah sinar matahari selama 3 hingga 5 hari hingga menggulung sempurna dan kadar air mencapai di bawah 12 persen.